Pemkab Bulungan Tetapkan Lima Koridor Pembangunan Sebagai Strategi Pengarah Program dan Penganggaran Daerah

Tanjung Selor ditetapkan sebagai koridor sektor jasa dan perdagangan.-DOK

Pemerintah Kabupaten Bulungan menjadikan pendekatan lima koridor pembangunan sebagai strategi pengarah program dan penganggaran daerah, agar lebih tepat sasaran sesuai potensi masing-masing wilayah.

Kepala Bappeda-Litbang Bulungan, Iwan Sugianta, mengatakan pembagian wilayah tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan tidak lagi bersifat umum, melainkan berbasis karakter dan sektor unggulan tiap kawasan.

“Wilayah kita klasterkan dalam lima koridor, agar perencanaan lebih fokus dan tepat sasaran,” ujar Iwan, Senin (2/3/2026).

Koridor tersebut meliputi utara, selatan, barat, timur (pesisir), serta koridor perkotaan. Setiap kawasan telah dipetakan sektor pengungkitnya melalui kajian teknis sebagai dasar penyusunan program prioritas.

Untuk koridor perkotaan yang mencakup Tanjung Selor dan Tanjung Palas, penguatan diarahkan pada sektor jasa dan perdagangan.

Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menunjukkan sektor perhotelan, transportasi, rumah makan, dan layanan lainnya menjadi penopang utama pertumbuhan di wilayah tersebut.

Sementara itu, koridor utara yang meliputi Tanjung Palas Utara dan Sekatak difokuskan pada sektor pertanian dan pertambangan dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan, serta pengembangan industri berbasis bahan baku lokal.

Menurut Iwan, pendekatan ini akan dievaluasi secara berkala, agar pelaksanaannya tetap selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Kegiatan yang tidak selaras dengan tujuan awal akan kita koreksi. Program yang tidak memberi manfaat nyata tentu tidak dilanjutkan,” ujarnya. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *