Pemkab Bulungan Memastikan Tidak Membuka Penerimaan CPNS di 2026

Syarwani///

Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemkab Bulungan.

“Kita akan memaksimalkan tenaga yang ada, baik ASN maupun PPPK, agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal,” ujar Syarwani, belum lama ini.

Sektor yang dimaksimalkan di antaranya pelayanan publik. Termasuk pendidikan dan kesehatan.

Diketahui, dalam dua tahun ke depan, tercatat sekitar 149 pegawai di lingkungan Pemkab Bulungan akan memasuki masa pensiun, baik dari jabatan struktural maupun fungsional.

Di sisi lain, Pemkab Bulungan melakukan efisiensi belanja pegawai, guna menjaga komposisinya tetap terkendali sesuai ketentuan yang berlaku.

Kebijakan tersebut mengacu pada aturan pemerintah pusat yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total anggaran daerah.

Syarwani menyampaikan, efisiensi dilakukan dengan mengendalikan berbagai komponen belanja, tidak hanya pada gaji, tetapi juga operasional. Termasuk perjalanan dinas.

“Misalnya, satu kendaraan bisa digunakan bersama dalam satu rombongan, sehingga tidak perlu masing-masing menggunakan kendaraan terpisah,” ujar Syarwani.

Dengan skema tersebut, ujarnya, pengeluaran dapat ditekan. Karena tidak lagi menggunakan banyak kendaraan dalam satu kegiatan

Selain itu, pengajuan perjalanan dinas juga diperketat, agar lebih selektif dan sesuai kebutuhan.

Pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi penggunaan transportasi udara melalui Bandara Tanjung Harapan untuk perjalanan dinas ke luar daerah.

“Saya sudah buat edaran kepada seluruh ASN, termasuk juga kepada perusahaan yang ada di Bulungan untuk menggunakan Bandara Tanjung Harapan menuju Balikpapan,” kata Syarwani.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga belanja pegawai tetap terkendali, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *