Pemerintah Kabupaten Bulungan akan membangun kembali lamin adat di Kecamatan Peso yang rusak akibat musibah kebakaran, beberapa waktu lalu.
Bupati Bulungan, Syarwani menyebut, kondisi bangunan lamin adat mengalami kerusakan total, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan sebagian. Pembangunan dilakukan secara keseluruhan.
Untuk tahap awal, kata Syarwani, perencanaan pembangunan kembali lamin adat dimulai pada 2026 ini. Sedangkan realisasi pembangunan fisiknya, Syarwani belum bisa memastikan kapan dimulai.
“Untuk tahun ini memang agak sulit direalisasikan pembangunannya, tapi paling tidak di 2026, melalui perubahan anggaran, kita sudah bisa mulai melakukan perencanaan pembangunan kembali,” katanya.
Syarwani juga menyampaikan bahwa skema pembangunan nantinya akan dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah. Tidak menggunakan mekanisme hibah dalam bentuk uang kepada lembaga adat.
“Pelaksanaannya nanti melalui belanja modal dan belanja pembangunan yang dilakukan oleh perangkat daerah terkait, kemudian baru dihibahkan,” bebernya.
Ia menambahkan, hingga saat ini estimasi anggaran belum dapat ditentukan karena masih menunggu kajian teknis terkait konstruksi dan luasan bangunan.
“Soal anggaran nanti akan menyesuaikan dengan konstruksinya dan luasannya. Itu akan didalami oleh tim teknis,” kata Syarwani.
Dalam proses perencanaan, pemerintah daerah juga membuka ruang diskusi dengan lembaga adat setempat, agar desain dan bentuk bangunan sesuai dengan ciri khas masyarakat di Kecamatan Pesok. (Muhammad Efendi)












