Pawai Mobil Hias dan Barongsai yang Biasanya Mewarnai Perayaan Imlek di Tanjung Selor dipastikan Tidak Ada Pada 2026 ini

Lampu lampion menghiasi Jalan Sudirman Tanjung Selor menyambut Tahun Baru Imlek 2026.-muhammad efendi/disway kaltim

Ketua Lembaga Pelestarian Tradisi Tionghoa Tanjung Selor, Satya Bahari, mengatakan penyederhanaan perayaan dilakukan sebagai bentuk penyesuaian, karena momentum Imlek berdekatan dengan bulan suci Ramadan.

“Kami menyesuaikan pelaksanaan Imlek tahun ini untuk menghormati saudara-saudara Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa. Karena itu, kegiatan yang bersifat hiburan umum kami tiadakan,” ujar Satya, pekan lalu.

Menurut Satya, keputusan tersebut juga mempertimbangkan aspek teknis pelaksanaan. Rencana pertunjukan barongsai dinilai sulit direalisasikan, karena waktu pelaksanaan akan terlalu malam jika menunggu salat Tarawih, di samping kendala perizinan keramaian.

“Kalau dimulai setelah Tarawih, waktunya bisa pukul 21.00 sampai 22.00. Itu sudah terlalu malam, apalagi melibatkan anak-anak,” ungkapnya.

Meski tanpa rangkaian hiburan, Satya menegaskan perayaan Imlek tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ibadah, tradisi berkumpul bersama keluarga, serta makan malam bersama tetap menjadi inti perayaan bagi warga Tionghoa di Tanjung Selor.

“Imlek tetap dirayakan sampai hari ke-15. Biasanya kunjungan keluarga ramai di empat sampai lima hari pertama, tapi tradisinya tetap berlangsung,” kata Satya.

Sejumlah tradisi lama juga masih dijalankan. Seperti larangan menyapu atau membuang air pada hari pertama Imlek. Tradisi tersebut dipercaya sebagai simbol agar rezeki tidak ikut terbuang.

Selain itu, momen makan malam bersama keluarga besar tetap menjadi bagian paling dinantikan. Banyak warga Tionghoa yang merantau memilih pulang untuk merayakan Imlek bersama keluarga.

“Yang paling penting itu kebersamaan keluarga. Itu yang selalu kami jaga, meskipun perayaannya sederhana,” bebernya. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *