Pastikan Kesiapan Logistik Pilkada

Pjs Bupati Berau, Sufian Agus meninjau gudang logistik KPU Berau yang terletak di Jalan Durian III, Tanjung Redeb.

PENJABAT sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus meninjau gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau di Jalan Durian III, pada Senin (28/10/2024). Peninjauan tersebut didampingi oleh Ketua KPU Berau, Budi Harianto dan aparat keamanan dari TNI dan Polri guna memastikan ketersediaan logistik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 mendatang.

Pjs Bupati Berau, Sufian Agus mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran pilkada mendatang, serta memastikan kotak suara maupun logistik lainnya tidak mengalami kerusakan dan kekurangan.

“Alhamdulillah untuk kotak suara dan kertas suara bupati dan gubernur sudah lengkap semua,” ujar Pjs Bupati Berau, Sufian Agus.

Kemudian, dirinya meminta kepada TNI dan Polri untuk mendukung penyaluran kotak suara ke setiap TPS.

“Ini seperti biasa pasti tugas TNI dan Polri. Untuk di TPS-TPS juga ada pengamanan nanti,” ucapnya.

Selain itu, TNI dan Polri juga akan mengawal proses pendistribusian logistik ke 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Berau. Hal itu guna memastikan logistik tersebut benar-benar sampai dan tidak terjadi kerusakan.

Untuk pendistribusian logistik akan disalurkan di kecamatan terjauh terlebih dulu, yaitu pada H-3 pemungutan suara. Sedangkan untuk wilayah Tanjung Redeb akan disalurkan pada H-2 pemungutan suara.

“Karena kalau terlalu cepat juga dikhawatirkan tidak ada yang menjaga kotak suara tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pjs bupati juga menyarankan KPU Berau bisa memberikan reward kepada TPS terbaik, serta memberikan fasilitas yang nyaman di setiap TPS, seperti menyediakan makanan, kue dan sebagainya. Hal itu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya.

“Jadi saya punya ide mudah-mudahan dari KPU bisa merespon, agar membuat rewards ataupun memberikan hadiah kepada TPS terbaik. Nanti bisa dilombakan itu kalau ada anggarannya misalnya 10 TPS terbaik,” tuturnya.

Tingkat partisipasi tersebut, menurutnya sangat penting, pasalnya selama ini, tingkat partisipasi Pemilihan Presiden (Pilpres) lebih tinggi dibandingkan partisipasi pada Pilkada.

“Mungkin karena pilpres itu partai-partainya benar-benar bergerak, sehingga tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih juga meningkat,” ungkapnya.

“Sedangkan Pilkada ini biasanya mesin-mesin politik tidak bekerja dengan baik, karena mungkin anggaran, padahal kita ada bantuan anggaran untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” sambungnya.

Ia berharap, partai politik dapat bergerak dan meminta simpatisannya untuk datang ke TPS.

“Mudah-mudahan kita bisa melampaui target nasional sekitar 79 persen,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Berau, Budi Harianto mengatakan, logistik tahap kedua yang datang pada 26 Oktober kemarin ada sebanyak 204 kotak suara. Adapun untuk surat suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebanyak 2000 surat suara.

Penyaluran logistik masih sama seperti metode sebelumnya, yaitu pada H-3 di kecamatan terjauh terlebih dulu seperti Kelay, Segah, Maratua, Biduk-biduk dan sebagainya.

“Intinya pada H-1 harus sudah sampai semua ke TPS,” ujarnya.

Untuk sortir lipat akan dilaksanakan pada awal November 2024. Saat ini, pihaknya juga sedang melakukan persiapan terkait perekrutan tenaga sortir lipat.

“Dari kotak suara yang ada, kemungkinan diperlukan sekitar 100 orang yang akan dibagi menjadi dua shift,” sebutnya.

Adapun persyaratan perekrutan tenaga sortir lipat yaitu tidak terlibat pada partai politik maupun tim sukses salah satu Pasangan Calon (Paslon).

“Pelipatan kotak suara kami targetkan selesai dalam tiga hari,” pungkasnya. (SAHRUDDIN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *