BERAU, NOSAKALTARA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltim berkomitmen untuk turut menjaga keamanan dan kondusifitas pesta demokrasi di Bumi Batiwakkal.
SMSI Kaltim menggelar deklarasi Pilkada Damai, pada Jumat (9/8/2024). Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan petisi Pilkada dama bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), aparat penegak hukum, serta tokoh adat Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung.
Mewakili SMSI Kaltim, Indra Teguh mengatakan, isan pers harus berkomitmen untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan kondusifitas serta mensukseskan Pilkada 2024.
“Kami telah berkomitmen sejak Pemilihan Presiden (Pilpres) beberapa waktu lalu untuk mendukung kegiataan kamtibmas,” tegasnya.
Menurutnya, insan pers memiliki peran penting untuk menjaga berjalannya Pilkada. Sebab, jika terjadi sesuatu yang menghambat Pilkada, dirinya menilai hal tersebut bisa berpengaruh terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Oleh sebab itu, inilah pentingnya kontribusi insan pers,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Berau, Steyven Jonly Manopo yang diwakili oleh Kasat Intel Polres Berau Chandra Buana juga mengapresiasi deklarasi Pilkada Damai yang diinisiasi oleh SMSI Kaltim.
Dirinya berharap kegiatan tersebut bukan hanya sekedar formalitas semata, tetapi ada sebuah komitmen untuk mengajak semua pihak terlibat aktif agar Pilkada khususnya di Kabupaten Berau berjalan lancar dan damai.
“Tentunya Pilkada membutuhkan peran semua pihak agar berjalan lancar, bukan hanya dibebankan kepada penyelenggara Pemilu,” ucapnya.
Insan pers harus bisa memfilter informasi agar apa yang diterima masyarakat bukan berita hoax atau black campaign. Serta dia meminta pers untuk bersikap netral dalam penyelenggaraan Pilkada.
“Perlu diingat pada Pilkada Berau sebelumnya, terjadi gesekan yang cukup kuat, itu dampak dari black campaign dan misinformasi. Jadi mari memfilter isu yang kurang benar,” pungkasnya.












