Menjelang dan selama bulan suci Ramadan, Perum Bulog Cabang Kabupaten Berau Menyiagakan Stok Bahan Pangan

Gudang Perum Bulog Kabupaten Berau. (Azwini/Disway Kaltim)

MENGHADAPI potensi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang dan selama bulan suci Ramadan, Perum Bulog Cabang Kabupaten Berau menyiagakan stok bahan pangan dalam jumlah besar untuk menjaga pasokan tetap stabil hingga Hari Raya Idulfitri.

Antisipasi tersebut dilakukan seiring pola tahunan yang menunjukkan permintaan beras, gula, minyak goreng, dan daging cenderung meningkat saat memasuki bulan Ramadan. Bulog memastikan seluruh komoditas strategis dalam kondisi aman dan siap disalurkan guna menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Asisten Manajer Operasional Bulog Berau, Ade Anggoro, menyebut pihaknya saat ini mengelola enam komoditas utama yang menjadi penopang ketahanan pangan daerah, yakni beras medium, beras premium, gula pasir, daging sapi beku, minyak goreng, dan jagung.

“Kami sudah mengantisipasi peningkatan kebutuhan pangan selama Ramadn. Persediaan seluruh komoditas pokok saat ini mencukupi dan siap disalurkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan,” kata Ade Anggoroi.

Cadangan terbesar masih didominasi beras. Untuk beras medium saja, Bulog Berau saat ini menyimpan sekira 1.127 ton yang terdiri atas beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram serta Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kemasan 50 kilogram.

“Jumlahnya ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai lebaran Idulfitri nanti, dan stoknya sudah kita simpan di dua gudang Bulog di wilayah Rinding,” katanya.

Selain itu, Bulog juga telah menyiapkan beras premium sebanyak 51,2 ton. Sementara komoditas lain meliputi gula pasir 44,8 ton, daging sapi beku 3,6 ton, minyak goreng sekitar 5,2 kiloliter, serta jagung 131 ton.

Ade menegaskan, kesiapan stok tersebut akan dioptimalkan melalui berbagai skema penyaluran, mulai dari operasi pasar, program SPHP, hingga distribusi cadangan pangan pemerintah, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Ia berharap, dengan ketersediaan pangan yang telah disiapkan dapat menjaga pasokan tetap aman dan membantu menekan gejolak harga selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan bahan pangan ataupun lonjak harga,” pungkasnya. (MAULIDIA AZWINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *