KOMITMEN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan terus ditunjukkan melalui berbagai langkah strategis.
Salah satunya dengan menjalani proses verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional 2025, yang digelar secara virtual oleh tim dari Kementerian Kesehatan RI beberapa waktu lalu, sebagai bagian penting menuju penghargaan Swastisaba Padapa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said menegaskan, program KKS bukan sekadar upaya meraih penghargaan, melainkan bentuk nyata tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program Kota Sehat mencakup sembilan tatanan utama, mulai dari pola hidup sehat mandiri, pengelolaan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran dan industri, sektor pariwisata, transportasi dan ketertiban lalu lintas, hingga perlindungan sosial dan penanggulangan bencana.
“Esensi dari kota sehat adalah budaya hidup bersih dan sehat yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri,” jelas Said
Said menyebut evaluasi yang dilakukan tim verifikator pusat pun memberi catatan penting bagi Berau. Meski secara umum mendapat apresiasi positif, beberapa perbaikan data diminta untuk disesuaikan dengan kondisi lapangan. Hal itu justru menjadi dorongan bagi Pemkab untuk memperkuat sinergi antar instansi dan mempercepat perbaikan di sektor-sektor terkait.
Ia juga menyoroti tantangan dalam mewujudkan pasar sehat. Menurutnya, pasar tradisional masih perlu pembenahan, namun hal itu bukan hambatan melainkan peluang untuk terus memperbaiki tata kelola yang lebih higienis, tertib, dan ramah lingkungan. (MAULIDIA AZWINI)












