Maksimalkan Berbagai Sektor

Terus Upayakan Pengembangan dan Peningkatkan Pembangunan

Sekda Kabupaten Berau, Muhammad Said.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan sektor-sektor pembangunan guna menyambut keberadaan Ibukota Nusantara (IKN) yang akan segera terealisasi.

Pemkab Berau berfokus pada beberapa sektor yang dianggap memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama sektor pariwisata, pangan, dan pertanian.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menekankan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan untuk menyambut IKN adalah mempersiapkan sektor pariwisata dengan baik. Menurutnya, Kabupaten Berau memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, yang jika dikelola dengan baik, bisa menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

“Kenapa pariwisata menjadi yang utama? Ya, karena Kabupaten Berau ini memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa,” ujar Muhammad Said pada Minggu (6/10/2024).

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa ketika IKN resmi beroperasi, otomatis Kabupaten Berau akan menjadi salah satu pilihan destinasi wisata terdekat bagi para penduduk dan pengunjung di sekitar wilayah IKN.

“Ketika IKN terlaksana, Berau akan menjadi pilihan wisata yang strategis, karena lokasinya yang dekat dan beragam destinasi wisatanya yang menarik,” jelasnya.

Kabupaten Berau, yang terdiri dari 13 kecamatan, memiliki banyak destinasi pariwisata yang bisa terus dikembangkan. Potensi wisatanya sangat beragam, mulai dari wisata bahari yang menawarkan keindahan laut, pantai, dan pulau-pulau kecil, hingga wisata kuliner, budaya, dan sejarah yang sarat dengan nilai-nilai lokal yang unik.

“Kita memiliki banyak destinasi pariwisata yang masih bisa dikembangkan dan akan terus diupayakan untuk lebih maju,” tambahnya.

Said juga menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak hanya penting untuk menarik wisatawan, tetapi juga dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan bagi Kabupaten Berau. Ia meminta agar dinas-dinas terkait, terutama yang berurusan dengan sektor pariwisata, terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan fasilitas penunjang pariwisata di seluruh wilayah.

“Saya meminta agar dinas terkait dapat meningkatkan potensi pariwisata ini, terutama dari sisi infrastruktur dan fasilitas lainnya, guna meningkatkan PAD,” katanya.

Selain pariwisata, Kabupaten Berau juga memiliki potensi besar di sektor pangan dan pertanian. Dengan luas wilayah yang signifikan dan kondisi geografis yang mendukung, Berau berpeluang menjadi sentra produksi pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Muhammad Said menyoroti bahwa selama ini Berau cenderung lebih banyak bergantung pada sektor pertambangan, sehingga sektor pertanian belum dimanfaatkan secara optimal.

“Mungkin selama ini Kabupaten Berau terlalu fokus pada sektor pertambangan. Padahal, ada banyak lahan pertanian yang bisa diupayakan untuk meningkatkan produktivitas pangan,” ungkapnya.

Dengan potensi pertanian yang sangat besar, termasuk komoditas seperti padi, jagung, dan berbagai hasil bumi lainnya, Said optimis bahwa Kabupaten Berau bisa menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan pangan, baik untuk wilayah IKN maupun Kalimantan Timur secara keseluruhan.

“Saya yakin potensi pertanian dan pangan di Kabupaten Berau, seperti padi, jagung, dan lainnya, dapat menopang kebutuhan IKN dan wilayah Kaltim,” tuturnya.

Selain itu, pengembangan sektor pangan dan pertanian ini juga diharapkan bisa menjadi langkah diversifikasi ekonomi Kabupaten Berau, mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan yang selama ini mendominasi ekonomi daerah. Dengan mengoptimalkan sektor pertanian, Berau dapat memiliki lebih banyak sumber pendapatan dan meningkatkan ketahanan ekonomi lokal.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Berau berharap bahwa dengan pengembangan sektor pariwisata dan pertanian yang terencana dan berkelanjutan, Berau dapat memainkan peran penting dalam mendukung keberhasilan IKN serta memperkuat perekonomian wilayah Kalimantan Timur. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *