Long Laai Butuh Jembatan

Kepala Kampung Long Laai Martinus.

JEMBATAN gantung menjadi kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh masyarkat Kampung Long Laai untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. Sebagai informasi, Kampung Long Laai aalah satu-satunya kampung di Kecamatan Segah yang lokasinya berada di seberang sungai.

Kampung Long Laai, Martinus menyampaikan untuk menuju kampungnya, hanya bisa diakses menggunakan perahu. Sehingga keberadaan jembatan gantung akan sangat membantu kehidupan masyarakat.

“Tetap menyeberang sungai. Ibaratnya seperti Tanjung Redeb ada dua jembatan, yaitu jembatan Sambaliung dan jembatan Gunung Tabur. Seperti itulah contohnya kampung Long Laai,” jelasnya.

Menurutnya, apabila masyarakat kampung Long Laai ingin disejahterakan dan menjadi kampung maju, jembatan adalah infrastruktur utama yang harus direalisasikan terlebih dulu.

”Itulah yang harus direalisasikan untuk kami,” harapnya.

Kondisi sulit harus diraskan oleh masyarakat, seperti ketika ada warga yang sakit dan membutuhkan pertolongan medis secepatnya, maka dengan terpaksa warga harus menggunakan perahu sampan untuk menyebrang sungai terlebih dahulu meski kondisi sedang hujan sekaipun.

“Bahkan, hanya bisa pakai terpal untuk menutupi agar tidak kena hujan. ‘Tidak ada jalan lain selain menggunakan perahu ,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triarani menjelaskan, terkait pembangunan jembatan ini, perlu secara teknis dilakukan survei dahulu oleh DPUPR.

Ia menjelaskan, dalam suatu pembangunan kontruksi, harus melihat kesesuaian dilapangan dan hal-hal lainnya.

”Nanti kita sama-sama bahas terkait dengan kebutuhan prioritas jembatan gantung Long Laai. Karena merupakan satu-satunya akses yang sangat dibutuhkan dari kampung Long Laai,” tandasnya. [RIZAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *