Komitmen Pemkab Berau Lestarikan Adat Budaya

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh segala bentuk pelaksanaan dan upaya pelestarian kebudayaan asli yang dimiliki oleh Bumi Btiwakkal. Keseriusan ini diperlihatkan sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, dengan harapan agar kekayaan budaya yang ada tetap terjaga dan lestari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengajak seluruh lapisan masyarakat Bumi Batiwakkal untuk terus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal. Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan kondusivitas, persatuan, dan kesatuan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para leluhur. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.

“Kami sangat menyadari bahwa kegiatan budaya bukan hanya sekadar untuk mempertahankan tradisi atau identitas suatu suku atau kelompok masyarakat, melainkan juga memiliki nilai strategis sebagai daya tarik wisata yang otentik. Kabupaten Berau memiliki potensi besar di bidang pariwisata budaya yang akan terus menjadi unggulan, baik untuk saat ini maupun masa depan,” kata Muhammad Said pada Jumat (4/10/2024).

Menurutnya, pelestarian budaya menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan Kabupaten Berau sebagai salah satu mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Kabupaten Berau dianggap memiliki keunggulan tidak hanya dari sektor pariwisatanya, tetapi juga dari sisi keberagaman budaya yang ada di wilayah utara Kaltim tersebut.

“Ini menjadi salah satu alasan mengapa Pemkab Berau bertekad untuk terus menjaga dan mempromosikan budaya lokal agar bisa berkontribusi lebih besar pada perkembangan pariwisata nasional,”jelasnya.

Muhammad Said juga menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada para sesepuh dan tokoh adat yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga dan merawat

kekayaan budaya Berau.
“Saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para sesepuh kita, atas dedikasi dan usaha yang telah mereka berikan dalam upaya melestarikan budaya Banua Bahari,” ucapnya.

Lebih lanjut, Said mengajak seluruh masyarakat Berau untuk selalu bersatu padu dalam upaya melestarikan budaya dan nilai-nilai adat. Ia juga menekankan pentingnya mewariskan pengetahuan budaya tersebut kepada generasi muda agar mereka dapat memahami dan meneruskan tradisi yang ada.

“Kita semua berharap bahwa warisan kekayaan budaya ini tidak hanya bisa dipertahankan, tetapi juga bisa berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi mendatang,”tambahnya.

Selain itu, Muhammad Said juga berharap masyarakat terus memberikan kontribusi terbaik mereka dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan semangat kebersamaan dan kesatuan, visi besar Kabupaten Berau yang maju dan sejahtera dapat diwujudkan bersama-sama.

“Mari kita lestarikan adat, kita teruskan segala kebaikan yang telah dimulai oleh para pendahulu kita, dan kita tuntaskan setiap permasalahan yang ada dengan penuh kebersamaan. Satukan tekad dan niat kita untuk membangun Kabupaten Berau yang semakin Sanggam,” ucapnya.

Melalui ajakan dan komitmen yang kuat ini, Pemkab Berau berharap bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab segelintir pihak, tetapi menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, kekayaan budaya lokal dapat terus memberikan identitas yang kuat dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Berau. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *