Pemerintah Kabupaten Bulungan terus melakukan pembangunan fasilitas penunjang di Kebun Raya Bunda Hayati.
Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan bahwa pengembangan Kebun Raya Bunda Hayati diarahkan sebagai kawasan konservasi tanaman endemik, sekaligus ruang terbuka hijau bagi masyarakat.
“Ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk melestarikan potensi tumbuhan endemik Bulungan, sekaligus menghadirkan ruang publik yang ramah lingkungan,” ujar Syarwani, Rabu (14/1/2026).
Ia menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah masih memfokuskan penataan kawasan dan penyediaan fasilitas dasar yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Seperti amfiteater yang nantinya dapat digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas publik,” kata Syarwani.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga menyiapkan area labirin yang akan difungsikan sebagai arena bermain anak-anak, sekaligus taman edukasi.
Selain itu, lanjutnya, Kebun Raya Bunda Hayati ditargetkan dapat diresmikan pada 2026, bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Bulungan.
“Keberadaan kebun raya tersebut diharapkan menjadi ruang publik andalan, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Bulungan,” pungkasnya. (Muhammad Efendi)












