Saat hujan, kondisi jalan menjadi sangat becek. Bahkan, pelajar harus berjalan kaki menuju sekolah, karena kondisi jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda dua.
“Semoga Bapak Bupati yang terhormat bisa melihat kondisi kami yang ada di desa ini. Jangan hanya fokus yang ada di kota saja. Karena dengan jalan seperti ini kami sangat sulit ke sekolah,” ujar salah satu pelajar yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (26/8/2025).
Ia berharap agar jalan menuju sekolahnya segera diperbaiki, apalagi dengan intensitas hujan yang sedang tinggi, belakangan ini, yang membuat akses menuju ke sekolah menjadi sukar dilalui.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Sajau Pura, Cili, mengaku pihaknya telah mencoba meminta bantuan ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Sajau Pura, termasuk membuat proposal untuk Dinas PUPR Bulungan.
“Kami sudah lakukan berbagai cara seperti reses dewan, kemudian di Musrenbang Desa sudah kami usulkan,” ujar Cili.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bulungan, Robert Usat, berjanji pihaknya akan menyuarakan aspirasi warga Sajau Pura pada rapat pembahasan APBD Perubahan 2025.
“Jika memang ini menjadi aset kabupaten dan bukan provinsi, tentu kami akan bawa hal ini pada pembahasan APBD Perubahan nanti,” kata Robert.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan jalan perlu diprioritaskan. Dari Jalan Poros Tanah Kuning menuju SMAN 2 berjarak kurang lebih 5-10 kilometer.
“Aspirasi masyarakat ini akan disampaikan kepada dinas terkait, yakni DPUPR dan Dinas Pendidikan, agar mendapat perhatian khusus dalam rencana kerja pada anggaran perubahan,” kata Robert.
“Karena ini sekolah menengah atas atau SMA, juga tentunya perlu dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Kaltara),” lanjutnya. (Muhammad Efendi)