Harga Cabai Masih Bertahan di Rp 200 ribu per Kilogram Pada H+3 Lebaran Idulfitri

Cabai di Pasar Induk Tanjung Selor dijual Rp 200 ribu per kilogram.-MUHAMMAD EFENDI/DISWAY KALTIM

Harga cabai di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, masih bertahan di Rp 200 ribu per kilogram pada H+3 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau pada Senin (23/3/2026) lalu.

Kondisi itu pun dikeluhkan warga yang berharap harga bahan pokok mulai turun setelah Lebaran. Namun, harga cabai belum menunjukkan penurunan signifikan.

Salah satu pembeli, Ujang, mengaku terpaksa harus membeli, meski harga cabai masih mahal.

“Biasanya setelah Lebaran harga mulai turun, tapi sekarang masih tinggi. Mau tidak mau tetap beli untuk masak,” kata Ujang.

Pedagang di Pasar Induk Tanjung Selor menyebut, tingginya harga cabai dipicu pasokan yang belum normal dalam beberapa hari terakhir.

Distribusi cabai dari daerah pemasok disebut terganggu akibat banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bulungan.

Salah satu pedagang, Ame, mengatakan stok cabai yang masuk ke pasar berkurang sejak beberapa hari terakhir, sehingga harga di tingkat pedagang belum bisa diturunkan.

“Pasokan belum banyak masuk sejak banjir, jadi harga masih bertahan tinggi,” ujar Ame.

Pedagang memperkirakan harga cabai baru akan berangsur turun jika pasokan kembali lancar dan stok di pasar mulai stabil. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *