Hanya Dinamika Organisasi

Sakirman

ANGGOTA DPRD Berau, Sakirman menyikapi biasa pengunduran diri sejumlah pengurus cabang olahraga dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau.

“Saya anggap itu sebenarnya bagian dari dinamika di setiap organisasi. Hanya, memang mungkin aturan-aturan yang ada di ADRT KONI juga ada beberapa yang harus memang keluar,” kata Sakirman, Selasa (31/10/2023).

Menurutnya, jika ada pengurus cabor ikut mencalonkan diri di pemilu legislatif dan lain sebagainya, dipersilakan.

“Misalnya, dia berpolitik atau ikut caleg dan sebagainya, itu wajib keluar. Dan, itu mungkin diambil oleh teman-teman yang mungkin saat ini ikut caleg di 2024,” katanya.

Sedangkan untuk alasan-alasan lain, dirinya tidak mengetahui apa penyebab pengunduran diri pengurus cabor itu.

“Mungkin saja ada yang bosan atau bagaimana juga, saya tidak mengerti,” ujarnya.

Namun, Sakirman melihat perjalanan KONI dari musyawarah sampai pelantikan, banyak persoalan-persoalan yang didapati.

“Ya, dengan adanya pengunduran ini, mudah-mudahan ada hikmahnya nanti dengan pengurus baru, dan ada komunikasi yang lebih baik, serta konsolidasi dengan cabor yang 40 tadi bisa diajak kembali dan sebagainya,” ujarnya.

“Hal seperti ini jangan sampai terbengkalai terlalu lama, dan ini harus segera diisi kekosongan yang ada,” tambah Sakirman.

Ia juga mengatakan, KONI Berau harus berkomunikasi dengan provinsi dan Pemkab Berau, untuk menyampaikan kondisi saat ini. Agar ada solusi untuk mengatasi permasalahan. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *