Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Meminta Seluruh Program Kampung Berjalan Searah dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. (Dok.DIsway Kaltim)

KAMPUNG atau desa memegang peran kunci sebagai ujung tombak pembangunan daerah dan nasional. Oleh karena itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta seluruh program kampung berjalan searah dengan visi dan misi pemerintah daerah, agar pembangunan tetap merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Posisi ini strategis karena kampung merupakan unit pemerintahan terdepan yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga menjadi dasar utama dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran. Apalagi, saat ini APBD Berau mengalami penurunan signifikan daripada tahun sebelumnya. Hal ini menjadi tantangan besar pada tahun anggaran 2026.

“Kondisi fiskal menurun. Kepala kampung wajib memperkuat koordinasi dengan dinas teknis agar program tetap efektif dan tepat sasaran. ADK tidak lagi sebesar tahun-tahun sebelumnya, sehingga perencanaan harus jauh lebih cermat,” ujar Bupati Sri Juniarsih, Minggu (25/1/2026).

Pemerintah daerah menekankan agar aparatur kampung tetap bergerak dan inovatif dalam menjalankan pembangunan, meskipun dalam situasi keterbatasan anggaran.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan pembangunan kampung tidak bergerak. Justru, situasi tersebut menuntut sinergi, disiplin perencanaan, serta prioritas yang jelas,” tuturnya.

Selain isu anggaran, bupati juga menyoroti persoalan klasik yang masih terjadi hampir pada seluruh kampung, yakni kebersihan lingkungan. Dirinya meminta kepala kampung aktif berkoordinasi dengan ketua RT. Menurutnya, pembuangan sampah di tepi jalan masih marak.

“Kesadaran masyarakat harus meningkat, sistem pengelolaan sampah perlu tertata, dan wajib menegakkan aturan,” tegasnya.

Menurutnya, lingkungan bersih mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan kampung, bukan sekadar urusan teknis. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dan bersinergi dalam mensukseskan program-program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

“Kelancaran proses pembangunan sangat membutuhkan peran aktif dan dukungan dari masyarakat. Mari bersama-sama membangun Bumi Batiwakkal yang kita cintai ini,” pungkasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *