PENJABAT sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus kembali melakukan kunjungan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Kunjungan tersebut dilakukan kepada empat OPD yakni, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Berau, pada Senin (14/10/2024).
Dalam kunjungan pertamanya di Kantor DPPKBP3A, Sufian Agus menegaskan pentingnya solidaritas dan sinergi antara seluruh OPD dalam mengatasi masalah yang menjadi perhatian nasional, yaitu stunting. Menurutnya, stunting di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah Bumi Batiwakkal, harus menjadi prioritas utama untuk segera ditangani dengan kolaborasi lintas sektor.
“Penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab satu OPD saja, melainkan membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga keluarga,” jelasnya.
Dirinya juga meminta agar DPPKBP3A aktif dalam melakukan sosialisasi serta inovasi yang ditujukan kepada orang tua, ibu hamil, dan calon pengantin. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka stunting sekaligus meminimalisir kasus perundungan terhadap anak.
“Luncurkan program-program baru dan hadirkan ide-ide dan trobosan seperti KLA. Tayangkan kegiatan inovasi dengan digitalisi melalui sosial media baik instagram maupun website,” ujarnya.
Usai berkunjung ke DPPKKBP3A, Sufian Agus melanjutkan kunjungannya ke Kantor Bapelitbang Berau. Dalam pertemuan tersebut, ia berpesan kepada Kepala Bapelitbang untuk terus memperkuat perencanaan pembangunan daerah dengan memaksimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang tersedia.
Sufian menekankan bahwa perencanaan yang dilakukan harus berbasis pada kebutuhan masyarakat dan bersifat jangka panjang, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh generasi yang akan datang.
“Prioritas kan perencanaan yang menyentuh kepada masyarakat, dan dapat dipergunakan sampai jangka panjang kedepan,” ucapnya.
Kunjungan ketiga dilakukan ke Bapenda Berau, dimana fokus utama pembahasan adalah mengenai peningkatan pendapatan daerah dan optimalisasi penerimaan pajak. Sufian Agus menekankan pentingnya pelayanan pajak yang efisien dan transparan, agar masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan kewajiban perpajakan mereka.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem keuangan pemerintah. Ia berharap, Bapenda dapat memaksimalkan pendapatan daerah melalui berbagai sumber, termasuk pajak kendaraan bermotor, pajak restoran, serta pajak bumi dan bangunan.
“Optimalisasi penerimaan pajak tersebut diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan anggaran pembangunan di Berau,” harapnya.
Terakhir, Sufian Agus mengunjungi Kantor BPKAD Berau. Fokus utama dalam kunjungan ini adalah mengevaluasi kelengkapan berkas dan administrasi teknis di masing-masing OPD.
Sufian mengingatkan pentingnya pengelolaan aset daerah yang baik, terutama dalam hal inventarisasi dan kelengkapan dokumen legalitas. Ia menginstruksikan agar semua aset daerah didata secara lengkap dan akurat, sehingga tidak menimbulkan masalah hukum atau sengketa dengan masyarakat sekitar.
“Inventarisir aset daerah baik kelengkapan dokumen serta legalitasnya, jangan sampai bersinggungan dengan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (SAHRUDDIN)












