PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menyebut, misi ini diintegrasikan melalui dua program unggulan Pemkab Berau, yaitu pembangunan kawasan terpadu, pusat seni, budaya, dan kreativitas, yang salah satunya adalah kawasan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terpadu serta menyediakan fasilitas pembinaan, pelatihan, serta kredit lunak kepada UMKM.
“Dalam hal ini, Pemkab Berau mencoba mengembangkan tata kelola bisnis, kewirausahaan serta iklim ekonomi kreatif yang mandiri dan berdaya saing di Kabupaten Berau melalui berbagai pelatihan,” kata Said, Selasa (15/10/2024).
Menurutnya, hal ini pun sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yaitu berdaulat dalam pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing.
“Terutama perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas serta berdaulat dalam pemberdayaan ekonomi wilayah dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan, berbagai pelatihan rutin digelar sebagai wujud optimalisasi potensi dan membuka peluang ekonomi kreatif di Kabupaten Berau maupun Kaltim secara luas.
“Hal ini penting, bukan saja untuk memantapkan posisi Kabupaten Berau sebagai salah satu penyokong ibu kota negara (IKN) yang sangat diunggulkan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, tetapi juga memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat Kaltim agar semakin mandiri dari segi ekonomi,” jelasnya.
Hal ini, berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, yang mana mengamanatkan bahwa perlu dilakukan pemberdayaan UMKM secara menyeluruh, optimal, dan berkesinambungan melalui pengembangan iklim yang kondusif, kesempatan berusaha, dukungan perlindungan, dan pengembangan usaha seluas-luasnya dalam rangka pemberdayaan UMKM.
“Kami sangat menyadari, UMKM sebagai motor penggerak perekonomian mandiri bangsa Indonesia harus mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Karenanya, kami senantiasa mendorong akselerasi kemajuan UMKM Bumi Batiwakkal yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui berbagai pelatihan, lanjut Said, para pelaku UMKM akan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat, sebagai dasar operasional usaha yang di jalankan ke depan. Dirinya berharap, para pelaku UMKM di Berau memperoleh bekal berwirausaha yang mumpuni, sehingga nantinya mampu bersaing di tengah era globalisasi, bahkan dapat mengembangkan usaha ke skala yang lebih besar.
“Dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau tercinta,” harapnya.
Selain itu, dengan pelatihan, juga akan membangkitkan kreativitas dan semangat berkarya para pegiat UMKM, terutama dalam mengenali potensi kampung yang ada di Kabupaten Berau, menumbuhkan iklim berusaha yang kompetitif, menciptakan nilai ekonomi yang bersumber dari ide dan inovasi berbasis kearifan lokal.
“Serta menjadikan Kabupaten Berau semakin dikenal di Indonesia hingga mancanegara sebagai salah satu destinasi yang unggul dan berkualitas,” pungkasnya. (RIZAL)












