Bantu Pemasaran Produk UMKM

Kegiatan sosialisasi mekanisme pemasaran produk melalui market place (Digipay), sertifikasi halal, dan perizinan usaha, di kantor KPPN Tanjung Redeb.

GUNA meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Berau, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung Redeb menggelar sosialisasi mekanisme pemasaran produk melalui market place (Digipay), sertifikasi halal, dan perizinan usaha.

Kepala KPPN Tanjung Redeb, Viera Martina Rachmawati, mengatakan, KPPN Tanjung Redeb berfungsi untuk melakukan pelaporan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kabupaten Berau. Dengan perkembangan informasi, KPPN berupaya membantu pelaku UMKM dengan membuat market place atau dikenal dengan belanja online.

“Kami mengembangkan digital payment yang bekerjasama dengan semua pihak perbankan untuk mengembangkan suatu market place,” katanya, Senin (13/5/2024).

Para pelaku UMKM bisa mendaftarkan produk atau usahanya di KPPN Tanjung Redeb. Kemudian, bisa diakses mitra kerja pihaknya, yakni Satuan Kerja (Satker) maupun instansi pemerintah.

“Baik kebutuhan Satker terkait penyediaan makan dan minum untuk kegiatan, ATK dan juga kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, KPPN berusaha memfasilitasi dalam menemukan tempat pemasaran yang baru untuk produk serta jasa pelaku UMKM yang disediakan nantinya.

Kemudian, juga digelar sosialisasi terkait sertifikasi halal dan izin usaha, untuk mempermudah dan mempersingkat proses.

“Jadi kita menyederhanakan prosedur yang dianggap panjang,” imbuhnya.

Viera menjelaskan, selaku bagian dari Kementerian Keuangan, KPPN Tanjung Redeb mencoba berkoordinasi dan bersinergi dengan instansi pemerintah, Kementerian Agama serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan.

“Terkait hal itu, kita coba sosialisasikan kepada pelaku UMKM di Berau,” ujarnya.

Pihaknya juga akan mencari bentuk kerjasama yang lain dan pelatihan untuk dilaksanakan secara rutin.

“Misalnya, diskusi terkait suatu hal yang dapat mendorong pelaku UMKM untuk berinovasi,” tandasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *