Anggaran Sebesar Rp135 miliar untuk Menanggulangi Masalah Genangan air di Kawasan Perkotaan

DPUPR Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk perbaikan drainase, irigasi, hingga normalisasi sungai. (Rizal/Disway Kaltim)

MASALAH genangan air di kawasan perkotaan masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah Kabupaten Berau. Merespon hal tersebut, Pemkab Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk perbaikan drainase, irigasi, hingga normalisasi sungai pada tahun ini.

Sekretaris PUPR Berau, Bambang Sugianto menerangkan, tingginya anggaran tersebut tidak hanya berfokus pada satu titik, melainkan tersebar di beberapa kecamatan untuk memastikan aliran air lebih lancar dan meminimalisir risiko banjir.

“Beberapa titik perbaikan drainase mencakup kawasan padat penduduk dan jalur utama, di antaranya Jalan Albina, Jalan Antung Jami (Kelurahan Karang Ambun), hingga Jalan M. Toib,” terang Bambang, Sabtu (7/2/2026)

Selain itu, di Kecamatan Talisayan ada lanjutan drainase di Jalan Kampung Bumi Jaya serta normalisasi Hulu Sungai Dumaring.

“Untuk Kecamatan Gunung Tabur dilakukan pembangunan saluran di Jalan Mitra, normalisasi sungai di RT 10, serta peningkatan drainase di Jalan Manunggal dan Bangsawan,” bebernya.

Kemudian, di Kecamatan Sambaliung dan sekitarnya ada pembangunan irigasi, normalisasi drainase di RT 15, hingga pembangunan drainase di Gang Sora Kampung Bebanir Bangun dan Kampung Sukan.

“Kalau di Kampung Tumbit Dayak fokus pada kelanjutan pembangunan sistem irigasi,” ujarnya.

Menurutnya, proyek-proyek ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun anggaran 2026, karena menggunakan sistem tahun tunggal. Namun, untuk beberapa titik yang memerlukan penanganan panjang, pihaknya menggunakan sistem pengerjaan bertahap.

“Ada beberapa yang judulnya lanjutan pembangunan. Artinya, jika tahun sebelumnya belum tuntas, maka tahun 2026 ini kita lanjutkan kembali sampai benar-benar berfungsi maksimal,” pungkasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *