TANJUNG SELOR, NOSAKALTARA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara kembali merealisasikan program Dokter Terbang pada 2025 ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman, mengatakan bahwa pada tahun ini Pemprov telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar, untuk mendanai program tersebut.
“Bulan ini sudah mulai bergerak ke lapangan. Karena semuanya sudah klir, termasuk anggaran yang kita siapkan,” kata Usman, Jumat (23/5/2025).
Program Dokter Terbang akan menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan kesehatan layak.
“Kami hadir untuk menjangkau daerah-daerah sulit yang belum ter-cover optimal oleh kabupaten. Kita saling dukung demi satu tujuan, pelayanan kesehatan yang merata hingga ke ujung wilayah Kaltara,” ujarnya.
Pemprov mengirimkan dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat di masing-masing daerah, berdasarkan laporan dan data dari kabupaten.
“Kita fleksibel. Kalau daerah itu banyak kasus penyakit dalam atau anak, maka (spesialis penyakit dalam dan anak, Red) itu yang kita kirimkan. Biasanya sekali jalan bisa sampai 4 dokter spesialis. Semua tergantung kebutuhan,” ujarnya.
Program Dokter Terbang diharapkan tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga membawa rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat terpencil bahwa negara hadir dan peduli. (Alan)












