Seno Aji Dorong Pengembangan RSB

Kunjungan kerja Wabup Kaltim, Seno Aji di RSB Kabupaten Berau. (Rizal/Disway Kaltim)

WAKIL Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji mendukung pengembangan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Berau.

Sebagai informasi, BAZNAS adalah lembaga yang struktural yang secara resmi dibentuk dan ditandatangani oleh Presiden untuk memperoleh atau mendapatkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

“Maka itu, kita harus mendorong bersama-sama agar kuat, dan juga menjadi tempat tujuan bagi para mustahik dan CSR perusahaan lainnya, supaya bisa menyerahkan zakat perusahaan,” jelas Seno Aji, Rabu (19/3/2025).

Rumah Sehat BAZNAS dibangun dengan tujuan agar BAZNAS bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, membantu masyarakat Berau pada khususnya dan masyarakat Kalimantan Timur pada umumnya.

Ketua BAZNAS Provinsi Kaltim, Ahmad Nabhan mengatakan, bahwa Wagub serta seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Provinsi Kaltim bersedia untuk meninjau Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Berau yang merupakan RSB terbesar di Indonesia.

“Dari 17 RSB yang ada, hanya di Berau yang paling besar. Namun, kita belum bisa melayani secara maksimal, lantaran alat kesehatan kita yang belum lengkap,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan Pemprov Kaltim serta Pemkab Berau telah berkomitmen mendukung pengembangan RSB di Berau ini. Selain itu, diharapkan RSB bisa maksimal memberikan layanan kepada masyarakat yang tidak mampu. Ahmad mengakui, bahwa RSB Berau ini masih banyak kekurangan, seperti tenaga kesehatan dan juga dokter yang belum lengkap.

“Karena memang kami sudah berkomitmen, bagaimana cara kita bisa membesarkan RSB ini, sehingga bisa memberikan layanan sebanyak mungkin kepada warga yang tidak mampu,” tegasnya.

“Dan ini juga baru satu shif saja, kita ingin ini jadi mulai pagi buka hingga malam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Berau, Busransyah, menjelaskan bahwa RSB Berau akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Berau. Khususnya, bagi mereka yang memiliki keterbatasan biaya untuk mendapatkan layanan Kesehatan.

“Mudah-mudahan, nanti benar-benar bisa bermanfaat dan dimanfaatkan oleh para mustahik untuk mendapat pengobatan secara gratis,” harapnya.

RSB Berau saat ini masih beroperasi dengan lisensi klinik. Namun, RSB juga akan terus mengembangkan fasilitasnya. Saat ini RSB Berau memiliki layanan cuci darah atau hemodialisa untuk memenuhi kebutuhan cuci darah di Kabupaten Berau. Ada pula layanan lainnya seperti klinik mata.

Busransyah berharap, RSB bisa berkembang dengan pesat, dan mempu memberikan layanan maksimal.

“Dengan bersama-sama mendukung RSB Berau, semoga kedepan bisa berjalan lebih maksimal,” tandasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *