TANJUNG SELOR, NOSAKALTARA – Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara akan menggelar operasi khusus, dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah.
Kapolda Kaltara, Irjen Hary Sudwijantor mengatakan, operasi terpusat dengan sandi “Operasi Ketupat” akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia, 26 Maret hingga 8 April 2025.
Ia menyebut, sebanyak 1.577 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi itu nantinya. Dari kepolisian sebanyak 905 personel, 154 personel TNI, dan 518 personel dari instansi lainnya.
Sebagian personel itu, kata Hary, akan ditempatkan di 44 pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar.
“Kita ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman ketika mudik maupun balik (dari Lebaran) nanti,” kata Hary, Rabu (19/3/2025).
Personel yang bertugas, lanjutnya, juga secara intens melakukan patroli ke rumah-rumah warga yang ditinggal mudik. Untuk mencegah terjadinya kasus pencurian.
“Kami juga menyediakan fasilitas di polsek-polsek terdekat dan juga koramil. Kalau ada masyarakat yang ingin menitipkan kendaraannya atau barang-barang yang tidak mungkin dibawa dan rawan untuk di tinggal, itu bisa di titipkan,” ujarnya.
Termasuk juga memastikan tidak terjadinya kecelakaan laut oleh armada speedboat. Kapolda memastikan, semua armada dapat mengikuti aturan serta speedboat laik untuk beroperasi.
“Kita berharap angka kecelakaan di tahun ini bisa kita tekan. Kita butuh kerja sama untuk melakukan sosialisasi, bagaimana keamanan dan keselamatan serta ketertiban. Kalau semua sudah tertib mulai dari dirinya sendiri, otomatis potensi terjadinya kecelakaan pasti bisa dimiminalisir,” ujarnya. (Alan)












