TANJUNG SELOR, NOSAKALTARA – Demi mewujudkan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus mengembangkan area tanam padi.
Pemerintah melalui Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara akan mengembangkan padi Gogo di Bumi Tenguyun.
Kepala Disperta Bulungan, Kristiyanto mengatakan, padi tersebut akan dikembangkan di lahan seluas 3.884 hektare (Ha).
Sementara ini, pihaknya akan mengambil sampel Padi Gogo di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.
“Tahun ini mulai kita kembangkan (padi Gogo). Upaya pengembangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi masyarakat,” kata Kristiyanto, Jumat (14/3/2025).
Dengan meningkatnya produksi padi, diharapkan akan tercipta lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan petani.
Hal ini menjadi penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di Bulungan.
“Pengembangan Padi Gogo juga memiliki potensi untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya produksi padi lokal, Bulungan dapat menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduknya.
Sehingga akan akan mengurangi ketergantungan pada pasokan padi dari daerah lain dan mendukung keberlangsungan program swasembada pangan secara berkelanjutan.
“Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, petani dan berbagai pihak terkait untuk menyukseskan program pengembangan Padi Gogo ini,” bebernya.
Lebih lanjut dikatakannya, pemerintah saat ini memang fokus pada pengembangan pangan. Terlebih lagi visi misi kepala daerah demi mewujudkan Kabupaten Bulungan swasembada pangan.
Karena itu, edukasi dan pelatihan kepada petani mengenai teknik bertani yang baik dan penggunaan benih unggul juga menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen padi.
“Sinergi antara berbagai pihak akan memperkuat keberhasilan program pengembangan padi ini,” pungkasnya. (Alan)












