Besok, Hasil Uji Jembatan

Pengujian jembatan oleh BBPJN Kaltim, dengan menghadirkan 2 profesor.

Jembatan Mahakam I tuntas dilakukan uji, akses pun sudah bisa dibuka kembali. Namun, terkait keamanan belum dapat dipastikan, menunggu hasil evaluasi yang akan diumumkan besok (6/3/2025.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim), bekerja sama dengan Komisi Keselamatan Jembatan Terowongan Jalan (KKJTJ) untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap kondisi Jembatan Mahakam I Kota Samarinda, Selasa (4/3/3025) pukul 11.00 Wita.

Adapun, kegiatan menggunakan truk roda 6 dengan muatan seberat 10 ton, agar dijalankan dan dihentakkan tepat di atas jalur pilar 2 dan pilar 3, untuk menguji beban jembatan yang sebelumnya mengalami insiden ditabrak oleh tongkang Indosukses 28, pada Minggu 16 Februari 2025 lalu.

Ditemui di sela pengecekan, Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin, menjelaskan, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan lanjutan dari proses pengecekan kondisi jembatan sebelumnya.

“Kalau kemarin kita lakukan pengukuran geometrik bangunan bawah, hari ini setelah jembatan ditutup, kita mengukur pengukuran geometrik atas,” Ungkap Hendro Selasa, (4/3/2025).

“Serta kita lakukan uji beban dinamis, tadi di bentang 100 meter beban truk 10 ton itu kita jalankan dan kejutkan. Ini termasuk di bentang 60 meter,” jelasnya.

Untuk hasil pengujiannya, dikatakan Hendro,  masih menunggu hasil akhir pemeriksaan. Meskipun, jembatan ini telah berusia 39 tahun, namun ketahanan jembatan ini terbilang cukup kuat. Proses uji beban ini melibatkan 2 profesor dari KKJTJ Kaltim, yakni Profesor Priyo Suprobo dan Hidajat Sugihardjo.

Dua profesor tersebut merupakan ahli dalam jembatan pun khusus dihadirkan, untuk memeriksa bagaimana kondisi Jembatan Mahakam Samarinda pasca insiden.

Adapun, Jembatan Mahakam I ini ditutup sementara sekitar pukul 09.00 pagi hingga selesai. Proses uji beban ini pun dikatakan Hendro, Hanya dilakukan pada kemarin saja. Sehingga pada sore hari aktivitas lalu lintas bisa kembali dibuka.

“Sepertinya hari ini (kemarin) saja penutupan. Pengujian yang butuh menutup jembatan hari ini saja. Jadi kami juga mendatangkan 2 profesor dari KKJTJ,” ujar Hendro.

Terkait investigasi Jembatan Mahakam I, dianggap masih aman untuk dilakukan aktivitas di atas maupun bawah jembatan.

Tetapi untuk penutupan aktivitas selepas investigasi, nantinya akan mengunggu hasil investigasi lanjutan. Apakah memperpanjang masa penutupan untuk perbaikan fender atau belum.

“Untuk pengujian yang membutuhkan penutupan jembatan selesai pada hari ini. Jadi jembatan dapat dilalui kembali setelah imbauan dari perangkat daerah yang bersangkutan, jadi sore ini bisa dibuka kembali,” terang Hendro.

Adapun, hasil evaluasi terhadap pengukuran jembatan akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, Kamis (6/2/2025) lusa.

“Yang jelas hari Kamis nanti akan menyampaikan laporan hasil investigasi atau pemeriksaan yang kami lakukan hari ini. Kalau rekan–rekan kepolisian atau Dishub ingin membuka jam 2 nanti maupun besok juga dipersilahkan. Kalau hasil atau ditutup kembali, belum tahu ya (rapat kembali soal aktivitas Jembatan dibuka atau ditutup),” beber Hendro.

Sementara itu, Anggota KKJTJ Priyo Probo mengungkapkan, mereka melakukan pengujian di atas Jembatan Mahakam 1 Samarinda tepat pada bentang 60 meter dan bentang 100 meter. “Setelah data semua terkumpul, nanti kami akan evaluasi bersama,” kata Priyo.

Probo sapaan akrabnya, menegaskan untuk kondisi jembatan sejauh pengamatannya terbilang cukup baik. “Kalau melihat sejarah pemeliharaan jembatan ini kondisinya masih cukup baik,” tuturnya.

Pengujian dinamis beban pada Jembatan dengan panjang 411 meter ini berguna untuk mengetahui ketegaran jembatan tersebut.  “Kami mengukur frekuensi dari jembatan ini, kalau frekuensinya dibandingkan jembatan baru masih kaku, artinya jembatan ini masih tegar,” jelasnya.

Disinggung mengenai apakah jembatan tersebut masih layak untuk dilintasi atau tidak, Probo mengungkapkan akan menunggu hasil evaluasi.

Diketahui Jembatan Mahakam 1 Samarinda sudah beroperasi selama 39 tahun, yang mana sejarah jembatan tersebut juga sudah banyak kejadian penabrakan sebanyak 22 kali. Dari pantauan media ini, Sekitar pukul 14.00 Wita, Jembatan Mahakam telah dibuka kembali untuk umum dan kedaraan terpantau ramai lancar melintas dari arah Samarinda Seberang.(mayang/arie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *