Maksimalkan Potensi Kampung

Kampung Pisang-Pisangan Kecamatan Tabalar Kabupaten Berau.

SETIAP kampung di Kabupaten Berau memiliki potensi berbeda-beda. Potensi tersebut harus terus digali, dikelola, dan dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menaikkan status desa.

Untuk itu Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengajak semua pihak, mulai dari tingkat kampung hingga kabupaten untuk terus melakukan berbagai langkah inovatif mendongkrak status desa.

“Yakni dari yang status berkembang menjadi maju dan yang maju menjadi mandiri,” ujar Bupati Sri Juniarsih Mas, Kamis (20/2/2025).

Pentingnya pihak terkait melakukan intervensi tiga indeks dalam mendongkrak IDM, yakni Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE), dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL).

“Kalau IKS, terdiri dari dimensi modal sosial (indikator solidaritas sosial, toleransi, rasa aman, kesejahteraan sosial), dimensi kesehatan, dimensi pendidikan, dan dimensi permukiman,” ungkapnya.

IKE terdiri dari dimensi ekonomi dengan indikator keragaman produksi masyarakat desa, tersedia pusat pelayanan perdagangan, distribusi logistik, akses ke lembaga keuangan, lembaga ekonomi, dan keterbukaan wilayah.

“Sedangkan dari aspek IKL terdiri dari dimensi ekologi dengan indikator kualitas lingkungan, potensi rawan bencana, dan tingkat tanggap bencana masyarakat setempat,” bebernya.

Sebagai informasi, saat ini di Kabupaten Berau tidak memiliki desa dengan status sangat tertinggal dan desa tertinggal. Diketahui, berdasarkan catatan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, dari 100 kampung di Berau yang tersebar pada 13 kecamatan, perkembangan IDM menunjukan tren positif, yakni pada 2023 terdapat 17 desa berstatus mandiri, kemudian pada tahun 2024 naik menjadi 19 desa.

Desa berstatus maju meningkat dari 39 desa pada 2023 naik menjadi 42 desa pada 2024, dan status desa berkembang berkurang karena sebagian naik menjadi maju, yakni dari 43 desa pada 2023 menjadi 39 desa berkembang pada 2024.

Terpisah, Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu mengatakan, saat ini Berau sudah tidak lagi berbicara soal kampung tertinggal, tetapi bagaimana meningkatkan kampung berkembang agar dapat menjadi kampung maju dan kampung maju bisa menjadi mandiri.

“Salah satu langkah penting untuk meningkatkan status kampung adalah dengan menggerakkan ekonomi lokal, terutama di tengah isu ketahanan pangan yang tengah ramai dibicarakan,” kata Tenteram. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *