NOSAKALTARA – Setelah melaksanakan kampnye di Kecamatan Pulau Derawan,
Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau periode 2025-2030 nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam) kembali melanjutkan kampanye di Kecamatan Gunung Tabur, Selasa (5/11/2024).
Semangat dan maraknya masyarakat Gunung Tabur yang mengikuti kampnye pasangan SraGam, Paslon ini meyakini, akan memenangkan pertarungan di Pilkada 17 November 2024 mendatang.
Pada kesempatan itu, Sri Juniarsih Mas menyampaikan, pasangan Sragam sudah membuktikan dan bahkan telah mendapatkan berbagai penghargaan atas 18 programnya.
“Kalau yang lain masih berjanji, kami sudah membuktikan. Bahkan sudah mendapatkan banyak penghargaan atas 18 programnya yang terus digaungkan,” beber Sri Juniarsih saat berorasi.
Dikatakannya, beberapa program yang ia laksanakan, salah satunya adalah BPJS gratis. Bahkan BPJS ini sudah mendapatkan penghargaan secara nasional.
“BPJS ini bapak ibu, sudah mendapatkan penghargaan secara nasional. Kalau yang lain masih menjanjikan, kita berdua terbaik tiga kali,” katanya.
Atas capaian-capaiannya, Sri Juniarsih ingin melanjutkan 18 program tersebut yang ditambah 8 program yang lain bisa berjalan, dilanjutkan dan dituntaskan.
“Dengan segala kerendahan hati, kami berdua mohon dukungannya. Mari sama-sama kita menyatukan suara kita di tanggal 27 November yang akan datang. Kita niatkan ibadah dan Insyaallah apa yang kita pilih menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Berau,” harapnya.
Menurutnya, Bupati, Gubernur maupun Presiden, idealnya menjabat selama 5 tahun. Namun, baru kali ini, ada Bupati yang hanya menjabat 3,5 tahun, berhasil melaksanakan program-program yang telah dicanangkan.
“Di tahun pertama, kita terkendala covid. Jadi dalam setahun itu kita betul-betul fokus penanganan covid. Target supaya 13 kecamatan yang ada itu berada di area hijau, karena saat itu sempat masuk zona merah,” tuturnya.
Dengan segala keterbatasan waktu, SraGam bisa menunaikan dan melaksanakan janji politik sebanyak 18 program kerja.
“Ini adalah sebuah kenyataan yang harus kami sampaikan supaya saudara sekalian dapat mengetahui dan jangan sampai dihasut orang lain,” ujarnya.
Pada malam itu, Sri Juniarsih menyampaikan program-program yang sudah maupun sedang dijalankan selama dirinya menjabat.
Diantaranya, pembangunan bronjong di kawasan RT 1 Gunung Tabur dengan nilai proyek sebesar 28 miliar. Membuatkan saluran set file RT 6 Kelurahan Gunung Tabur dengan nilai 30 miliar. Kemudian di tahun 2024 tahun 2025, pembuatan drainase di jalan poros menuju kantor lurah Gunung Tabur 12 miliar. Dan di akhir tahun ini, pemeliharaan jalan di kawasan Kelurahan Gunung Tabur dengan nilai 900 juta.
“Kemudian lanjutan pembuatan saluran set file RT 6 dengan nilai 40 miliar, lanjutan pembuatan bronjong RT 1 nilai 15 miliar, peningkatan jalan di kawasan Lurah Gunung Tabur dengan nilai 6 miliar. Yang kami sampaikan ini yang besar-besar saja, nah kalau yang kecil-kecil kami totalkan di anggaran perubahan 2024 yang dilaksanakan akhir tahun 2024 ini itu nilainya mencapai 74 miliar. Jadi kalau di total-total keseluruhan tahun ini, nilainya 138 miliar, itu hanya di Gunung Tabur,” sebutnya.

Hal itu dilakukan untuk mempercantik Kelurahan Gunung Tabur.
“Supaya tempat kita ini tambah cantik, untuk itu kita harus memenangkan nomor dua,” tegasnya.
Ia menegaskan, niatnya menjadi Bupati adalah untuk mengabdi di Kabupaten Berau dan masyarakat Berau.
“Niat kami bapak ibu, lillahi ta’ala untuk mengabdi. Karena di 18 program yang kami lakukan ini belum selesai semua, makanya kita harus sempurnakan, kita lanjutkan kita tuntaskan. Insyaallah niat kami hanya untuk kesejahteraan masyarakat Berau,” tegasnya
Sri juga menyampaikan, bahwa sebelumnya, banyak orang yang sempat ragu pada waktu dirinya menjabat bupati. Namun, dirinya membuktikan bisa menyelesaikan apa yang menjadi tugas-tugas untuk masyarakat Berau.
Bahkan, saat ini tidak ada lagi kampung yang tertinggal. Dari 100 kampung yang ada, semuanya berkembang, mandiri dan maju.
“Tidak ada lagi yang tertinggal, dengan alokasi Kampung paling sedikit dua miliar. Dan tidak ada lagi RT yang tidak tersentuh dengan pembangunan, karena adanya dana RT 50 juta per RT.
Dirinya menyebut, sepanjang sejarah, baru di zaman Sri Juniarsih Mas dan Gamalis APBD Berau yang terbesar.
“Itu semuanya bapak ibu kami kembalikan kepada rakyat, uang rakyat untuk rakyat. Kami kembalikan berbentuk pembangunan dan perhatian kepada warga Berau,” ujarnya.
Tidak hanya itu, infrastruktur pendidikan juga menjadi perhatian Sragam. Ia menyampaikan, bahwa saat itu, di sektor pendidikan itu ada beasiswa cerdas dan beasiswa tidak mampu.
Serta laptop gratis untuk guru TK, SD dan SMP.
“Anak sekolah kita gratiskan pendaftaran, seragam sekolah dan buku sekolah, dari TK sampai SMP,” tuturnya.
Untuk melanjutkan dan menuntaskan apa yang menajdi programnya, Sri juniarsih meminta masyarakat Gunung Tabur untuk mendukung pasangan Sri Juniarsih Mas dan Gamalis.
“Mohon dukungannya bapak ibu, jangan lupa tanggal 27 November nanti, coblos nomor 2,” tutupnya. (RIZAL/adv)












