Serius Kembangkan Wisata Maratua

Maratua merupakan salah satu objek wisata unggulan di Berau

BERAU memiliki beragam potensi wisata alam yang belum termaksimalkan. Beragam upaya peningkatan kunjungan wisatawan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said mengatakan, sebagai salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Berau, Pulau Maratua diharapkan terus berkembang dan ini diperlukan kerjasama semua pihak agar tujuan itu bisa tercapai.

“Untuk perkembangan suatu daerah dan pergerakan roda pemerintahan, tentu saja tidak bisa dilaksanakan sendiri. Melainkan harus bekerja secara tim,” kata Said, Minggu (3/11/2024).

Pemkab Berau terus berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan ke masyarakat, dan masyarakat diminta harus menyambut itu agar semuanya berjalan secara beriringan.

Kerjasama yang dimaksud yakni mengupayakan aparat kampung bisa aktif berkomunikasi dengan OPD terkait. Jika ada masalah dalam menjalankan suatu program kampung, maka bisa mengkoordinasikannya dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, sehingga program bisa tetap berjalan.

“Sinergitas semua pihak itulah yang jadi kunci. Sebuah tim harus ada kekompakan, saling mengingatkan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir mengatakan, dukungan pemerintah daerah selama ini sangat luar biasa untuk pengembangan pariwisata di Berau, terlebih untuk pemenuhan fasilitas. Insfrastruktur jalan di Maratua pun sudah sangat baik.

“Kita juga terus gencar mempromosikan objek pariwisata dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Karena, dengan promosi yang masif akan lebih mudah memperkenalkan Kabupaten Berau kepada wisatawan mancanegara yang menjadi sasaran,” ujarnya.

Camat Maratua, Ariyanto mengatakan, Pulau Maratua sudah sangat luar biasa. Pemkab Berau terus berupaya memaksimal pariwisata yang ada.

Pemkab Berau terus mempromosikan objek pariwisata Pulau Maratua. Bahkan, infrastruktur jalan di Maratua, sudah di aspal semua.

“Ini membuktikan, bahwa Pulau Maratua ini mendapat perhatian besar dari pemerintah daerah,” katanya.

Sebagai bentuk upaya lain, Ariyanto mendorong digitalisasi para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Maratua. Pasalnya, sebagai kawasan wisata yang dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri, mau tidak mau harus melek dengan teknologi di zaman digitalisasi ini.

“Pengunjung ke Pulau Maratua ini tidak sedikit, apalagi di musim liburan. Jadi kami sudah harus melakukan peningkatan dengan digitalisasi untuk UMKM yang ada di Maratua ini,” ujarnya.

Dirinya menyebut, hingga saat ini sudah ada perbankan yang melakukan sosialisasi terkait digitalisasi UMKM, namun tingkat pemahaman para pelaku UMKM yang kurang, hingga proses tersebut tidak berjalan lancar.

“Masih banyak masyarakat saya yang kurang paham, jadi ini menjadi PR kita agar proses digitalisasi UMKM bisa diterapkan secepatnya,” bebernya.

Ariyanto berharap, peningkatan jumlah pengunjung ke Kecamatan Maratua ini juga bisa menjadi momentum peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu, dirinya akan berupaya pelaku UMKM bisa naik tingkat melalui digitalisasi untuk mempermudah pengunjung dalam bertransaksi. Upaya ini diyakini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Meski pun untuk mewujudkannya tetap harus bertahap. (RIZAL/ADVERTORIAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *