PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau menyadari bahwa kualitas tenaga kerja lokal yang baik akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Penjabat sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus mengatakan, saat ini tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau mampu terserap dengan baik. Kendati demikian, untuk memaksimalkan potensi SDM di Berau, pemerintah daerah juga telah mengirim tenaga kerja lokal ke Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Balikpapan dan Samarinda.
Namun, yang menjadi perhatian pemerintah daerah yakni terkait upah dan dana perekrutan maupun pelatihan bagi tenaga kerja lokal. Saat ini, tenaga kerja lokal Berau telah banyak direkrut oleh perusahaan besar dan rata-rata sebagai mekanik alat berat.
“Rata-rata pekerja kita yang diambil perusahan kebanyakan mekanik alat berat dan itu yang dibutuhkan,” bebernya.
Setiap tahun Pemkab Berau juga terus melakukan pelatihan-pelatihan kepada tenaga kerja lokal. Hal tersebut untuk memastikan bahwa tenaga kerja lokal Berau benar-benar terserap dengan baik.
“Alhamdulilah setiap tahun anggaran kita untuk itu meningkat. Mudah-mudahan kedepan bisa meningkat lagi,” ungkapnya.
Pemkab Berau juga berkomitmen melindungi tenaga kerja lokal dan menjadikan tenaga kerja lokal sebagai prioritas. Hal itu dibuktikan dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Berau Nomor 8 Tahun 2018 perihal Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.
“Kami berupaya menghadirkan kebijakan solutif di tengah permasalahan yang dihadapi para pekerja. Termasuk menjalin komunikasi dengan pengusaha dan penyedia kerja,” ucapnya.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari menambahkan, anggaran untuk pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja lokal terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau.
“Tenaga kerja yang bersertifikasi juga banyak diserap oleh perusahaan sesuai dengan kompetensinya,” pungkasnya. (SAHRUDDIN)












