MEMILIKI luasan laut mencapai 11.962,42 km2, wilayah Kabupaten Berau memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor kelautan.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menyatakan, Berau merupakan kawasan yang tepat bagi pemerintah pusat untuk melangsungkan pengembangan atau inovasi dalam berbagai segi keilmuan.
Sebab, dengan ketersediaan kekayaan alam yang melimpah, Berau selalu siap untuk memberikan ruang dalam memperkaya khasanah keilmuan dalam komitmen pembangunan bangsa di masa yang akan datang.
“Berau ini selalu seksi untuk turunnya program dari pusat, kami selalu menyambut baik agenda itu,” kata Said, Senin (7/10/2024).
Dikatakannya, saat ini Berau dalam masa transisi pembaharuan sumber energi baru terbarukan. Sehingga program pengembangan di sektor kelautan dan pariwisata menjadi agenda penting pemerintah agar memperkuat daya saing di dunia global secara luas.
Hal itu dibuktikan dengan produktivitas daerah kelautan di Berau yang mampu mengumpulkan kekayaan hasil laut sebanyak 450 ton/hari.
Namun saat ini, keluar masuknya kekayaan laut Berau masih melalui jalur Tarakan, Kalimantan Utara. Sehingga masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah kedepan untuk memastikan ratusan ton ikan masuk dalam pendapatan daerah.
“Berau ini sangat kaya. Kedepan, ini akan jadi konsentrasi bersama,” ujarnya.
Ia berharap, dengan diberikannya kesempatan Sumber Daya Manusia (SDM) Bumi Batiwakkal untuk mengikuti pelatihan, dapat memberikan dampak positif dan aktif dalam menularkan ilmu pembudidayaan ikan air tawar yang nilainya cukup besar bagi Kabupaten Berau.
“Tentu pemerintah terus mendukung segala kegiatan yang bersifat pengembangan dan meningkatkan SDM, karena akan sangat baik dalam proses transisi Berau,” pungkasnya. (RIZAL)












