JUMLAH kunjungan wisatawan di Kabupaten Berau setiap tahunnya terus meningkat. Baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, jumlah kunjungan wisatawan sejak Januari hingga Agustus 2024 terdiri dari 314.622 kunjungan wisatawan domestik dan 1.811 wisatawan mancanegara.
Dari data tersebut, target jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Berau sebesar 236.141 kunjungan sudah terlampaui.
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir mengatakan, kunjungan wisata akan terus meningkat, apalagi saat libur akhir tahun. Dengan tingginya jumlah kunjungan, dirinya berharap, ada mutiplier effect yang dirasakan oleh masyarakat Berau.
“Kami terus melakukan berbagai promosi wisata untuk mendongkrak jumlah kunjungan,” katanya, Kamis (26/9/2024).
Menurut, Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Berau, Nurjatiah, pada hari libur nasional biasanya terjadi lonjakan wisatawan di destinasi wisata, termasuk saat libur Natal dan tahun baru 2025.
“Kami selama ini masih mengandalkan perhotelan, baik di perkotaan maupun di pulau-pulau untuk pendataan kunjungan,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga mengandalkan empat destinasi wisata yang sudah dipungut retribusi dengan melihat dari jumlah karcis yang terjual.
“Seperti di Air Panas Asin Pemapak, Labuan Cermin, Museum Gunung Tabur dan Keraton Sambaliung,” ungkapnya.
Nurjatiah juga mengatakan, seharusnya Berau sudah bisa menerapkan jumlah kunjungan dari satu pintu, seperti kabupaten/kota lainnya.
“Tapi Berau belum bisa, karena pintu masuk di Berau itu banyak,” ujarnya.
Selama ini, pencatatan baru dilakukan di hotel, penginapan, homestay dan resort. Namun, pihaknya ada keinginan untuk mencatat kunjungan wisata dari satu pintu, namun masih banyak kendala. Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) hingga BLU UPBU Kalimarau Berau.
“Mereka menyambut baik, hanya, Dishub Berau ingin memperbaiki dulu fasilitas tempat singgah, seperti dermaga dan pelabuhan yang ada di Berau,” pungkasnya. (RIZAL)












