Maratua Jazz Kembali Digelar

Maratua Jazz tahun 2023.

EVENT Maratua Jazz bakal kembali digelar pada tahun 2024. Namun, hingga kini belum ada tanggal pasti terkait jadwal agenda musik tahunan tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, kemungkinan jadwal Maratua Jazz bakal dilakukan pada November mendatang.

“Kami akan mengusahakan tanggal pastinya dan tidak berubah dengan jadwal tahun lalu,” tutur Ilyas, Rabu (18/9/2024).

Diharapkan dengan waktu pelaksanaan yang konsisten dapat lebih banyak menarik minat wisatawan yang ingin datang menghadiri acara tersebut.

“Kita sedang persiapan, karena harus dilelang dulu. Selanjutnya akan kita bicarakan lebih lanjut dengan Event Organizer (EO) yang menang,” katanya.

Disbudpar ingin ada kolaborasi bersama masyarakat sekitar dengan membuat event yang bermanfaat, seperti membersihkan pantai atau yang lainnya. Kolaborasi pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) juga tetap dilaksanakan seperti tahun lalu.

“Tahun lalu itu tidak banyak dari kecamatan lain yang berpartisipasi. Harapan kami di tahun ini dan tahun-tahun kedepan, mereka bisa datang dan ikut meramaikan juga,” ujarnya.

Diakuinya, Maratua Jazz dapat mempromosikan produk lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Berau. Untuk itu, semakin banyak kecamtaan yang ikut berpartisipasi, tentunya juga semakin tinggi peluang promosi untuk pengembangan UMKM lokal.

“Kami akan gandeng kecamatan sekitarnya untuk ikut meramaikan Maratua Jazz tahun ini,” imbuhnya.

Dikatakannya, saat ini yang menjadi pekerjaan rumah adalah mempromosikan event musik tersebut agar dapat dihadiri oleh para penikmat jazz, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Nantinya, kami ingin pihak EO yang menang juga mempromosikan ke luar daerah. Kalau perlu juga akan mengundang Kemenparekraf serta semua kepala Disbudpar se-Kaltim untuk datang ke Maratua,” katanya.

Ilyas mengungkapkan, pada tahun ini, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk memeriahkan Maratua Jazz.

“Menurun sedikit dari anggaran tahun lalu, yakni Rp 600 juta,” imbuhnya.

Namun, menurutnya, penurunan anggaran itu diharapkan tidak menjadi penghalang untuk kesuksesan event tersebut. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *