Menjelang Pilkada Serentak 2024, suhu politik di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin memanas. Rudy Mas’ud tak gentar lawan petahana, Isran mulai bergerak.
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Rudy Mas’ud-Seno Aji yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), menyatakan kesiapan mereka untuk bertarung melawan pasangan petahana, Isran Noor-Hadi Mulyadi.
Tim Rudy-Seno optimistis, dapat memenangkan suara di 10 kabupaten/kota, sekaligus mengungguli strategi yang disusun oleh kubu petahana.
Wakil Ketua Golkar Kaltim Bidang Propaganda dan Media, Sudarno mengucapkan selamat kepada pasangan Isran-Hadi yang telah resmi diusung oleh Partai Demokrat dan PDI Perjuangan, serta memenuhi syarat untuk maju dalam Pilgub Kaltim.
“Secara politik, kami sampaikan selamat kepada pasangan Isran-Hadi. Artinya kita akan bertanding secara fair di Pilgub,” ujar Sudarno, dikutip dari jaringan Disway dan B-Universe, Kaltimtoday.co, pada Minggu (18/8/2024).
Strategi Melawan Petahana
Meski menghadapi lawan yang tangguh, tim Rudy-Seno tidak gentar. Sudarno menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi khusus yang diharapkan dapat melampaui strategi yang diusung oleh kubu Isran-Hadi.
“Yang kami unggulkan adalah program-program yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, keterjaminan pertanian, hingga infrastruktur,” kata Sudarno.
Fokus utama dari kampanye Rudy-Seno adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di Kalimantan Timur.
Optimisme tim Rudy-Seno, kata Sudarno, didukung oleh solidnya koalisi partai yang tergabung dalam KIM, di antaranya Golkar, Gerindra, PKB, PKS, NasDem, PPP, dan PAN
Sudarno menyebut komunikasi antara partai-partai tersebut sangat terjaga, yang semakin memperkuat peluang Rudy-Seno untuk memenangkan pertarungan di Pilgub Kaltim.
“Semuanya masih solid. Tinggal bagaimana pimpinan partai mengkoordinir kader-kadernya untuk memaksimalkan dukungan ke Rudy-Seno,” jelasnya.
Optimistis Menang di 10 Kabupaten/Kota
Sejumlah pengamat politik menyatakan bahwa siapapun pasangan calon dapat memenangi Pilgub Kaltim, selama mampu mengamankan suara di tiga daerah besar seperti Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara (Kukar).
Namun, Sudarno menekankan bahwa tim Rudy-Seno tidak hanya akan fokus pada tiga daerah tersebut, tetapi juga berupaya mengamankan suara di 10 kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Timur.
“Kami sangat optimis bisa meraih suara di 10 kabupaten/kota, tidak hanya di tiga daerah besar. Daerah-daerah kecil juga akan kami amankan suaranya,” ungkap Sudarno.
Ia menambahkan bahwa program-program yang ditawarkan oleh Rudy-Seno diharapkan dapat menarik simpati masyarakat, terutama karena pasangan ini dianggap mampu mewakili semangat anak muda di Kalimantan Timur.
Dukungan PDIP untuk Isran-Hadi
Sebelumnya, diberitakan oleh NOMORSATUKALTIM (Disway Grup), bahwa pasangan petahana Isran-Hadi telah mendapat dukungan resmi dari PDI Perjuangan.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengumumkan secara resmi dukungan partainya kepada Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada Rabu (14/8/2024).
Dukungan ini menjadi bagian dari strategi besar PDIP dalam Pilkada Serentak 2024, di mana mereka mengusung 305 calon kepala daerah di seluruh Indonesia, termasuk 13 calon gubernur.
Pengumuman dukungan ini disampaikan oleh Hasto dalam siaran langsung yang disiarkan melalui YouTube resmi PDI Perjuangan.
“Dari Kalimantan Timur, kami usung Bapak Isran Noor dan Hadi Mulyadi,” kata Hasto.
Dukungan resmi PDIP ini mengakhiri isu skenario kotak kosong di Pilgub Kaltim 2024.
Meskipun Isran-Hadi hanya diusung oleh dua partai politik, yakni Demokrat dan PDIP, namun dipastikan telah memenuhi syarat minimal 20 persen untuk maju di Pilkada Serentak 2024.
Rapat Umum Perdana Isran-Hadi
Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur, Isran Noor- Hadi Mulyadi menggelar rapat umum dengan tema ‘Suara Rakyat’. Pada rapat umum ini Isran Noor beserta pimpinan partai pengusungnya menegaskan kepada para pendukungnya untuk merapatkan barisan.
Agenda ini dibanjiri oleh ratusan pendukungnya, para kader Partai Demokrat dan PDI-Perjuangan, Ormas adat, Ormas keagamaan hingga para simpatisan yang memberikan sesak di Ballroom Hotel Grand Senyiur, Kota Samarinda, 18 Agustus 2024 siang.
Dalam penyampainnya, Ketua Timses Isran-Hadi, Iswan Priady menjelaskan bagaimana terkait proses Isran-Hadi sampai diberikan rekomendasi partai oleh Demokrat dan PDI-Perjuangan.
“PDIP sejak bulan juli tidak berubah dukungannya kepada Isran-Hadi. Demokrat pun juga konsisten,namun bermainnya lebih senyap,” ungkap Iswan.
Selain itu, Iswan juga turut berterima kasih kepada para influencer dan para Jurnalis yang telah memberikan informasi-informasi seputar perjalanan Isran-Hadi hingga saat ini.
Menurut Sekretaris DPD PDI-Perjuangan, Ananda Emira Moeis, selang empat hari setelah mendapat rekom dari PDI-Perjuangan, Isran-Hadi langsung menyelenggarakan Rapat Umum, guna mengkonsolidasikan satu langkah menuju kemenangan.
“Pak Isran-Hadi tenang saja kami sudah disini,” ucap Nanda.
Rpat umum ini merupakan pertemuan perdana, untuk saling mengenal demi menyukseskan kemenangan Isran-Hadi jilid II. Selain itu Nanda, pun memperkenalkan satu persatu para kadernya mulai dari jajaran DPP,DPD,DPC hingga ke PAC dan berkomitmen akan memenangkan Isran-Hadi.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Demokrat Kaltim, Irwan Fecho juga meneriakan dengan lantang bahwa Isran-Hadi merupakan calon yang ideal bagi masyarakat Kaltim, mengingat prestasinya membawa Ibukota baru Negara Indonesia keharibaan Bumi Etam.
“Tidak mungkin Kaltim akan maju apabila proses berpolitiknya buruk. Dukungan dari Demokrat karena rekam jejak keduanya yang cemerelang dalam pembangunan Kaltim dan perintis IKN,” jelas Irwan.
Irwan pun mengaskan, meskipun hanya diusung oleh dua partai saja, tak membuat Isran-Hadi surut. Karena faktor dukungan partai bukan semata-mata kunci kemenangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
“Kecil belum tentu kalah,besar belum tentu menang,” tegas Irwan.
Sementara itu, Bacalon Gubernur petahana Kaltim, Isran Noor berterima kasih atas rekomendasi yang diberikan. Menurutnya ini adalah langkah tepat meskipun memiliki risiko atas berlabuhnya dua partai tersebut ke petahana, dan menyelamatkan demokrasi Kaltim dari kotak kosong.
“PDIP dan Demokrat muncul sebagai pahlawan di Pilkada ini,” ucap Isran.
Dia sempat menyinggung terkait PPP yang tidak menjatuhkan pilihan padanya. Meski demikian, Ia legowo dan menerima keputusan partai berlogo Ka’bah tersebut.
“Saya punya keyakinan bersama tim saya terkait PPP yang tidak mendukung saya masih ada PDI-Perjuangan dan Demokrat,”
Isran juga mengungkapkan banyak para masyarakat yang dengan tulus mendukung tanpa syarat.












