Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia (FKUI) Berau menggelar Lokakarya dan Seminar yang bertema Dinamika Hukum Ketenagakerjaan dan Implikasinya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SM Tower, dan dibuka oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, pada Minggu (4/8/2024).
“Kegiatan ini dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman dan semangat membangun tata kelola ketenagakerjaan di Kabupaten Berau,” ujar bupati.
Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen untuk menghadirkan kondusifitas ekosistem ketenagakerjaan yang menguntungkan bagi semua pihak, khususnya pada kaum buruh.
Hal ini penting, mengingat posisi Kabupaten Berau sebagai salah satu wilayah mitra kerja Ibu Kota Nusantara (IKN). Sehingga, kemampuan optimalisasi dalam tata kelola ketenagakerjaan juga harus dimiliki.
“Berau adalah daerah yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa terutama pada sektor pertambangan dan perkebunan, pada tahun 2023, sektor pertambangan minerba menyumbang sebesar Rp 2 triliun lebih, atau berkontribusi 52 persen bagi pendapatan Berau,” ucapnya.
Bupati menyebut, pemerintah daerah juga terus berupaya menghadirkan kebijakan-kebijakan yang solutif di tengah permasalahan sekarang. Termasuk menguatkan komitmen bersama dalam menciptakan hubungan kerja yang sehat dan dapat memberikan manfaat untuk semua pihak dalam menjalin komunikasi bersama perusahaan, pengusaha dan penyedia kerja.
“Kami juga berkomitmen melindungi tenaga kerja lokal dan menjadikan tenaga kerja sebagai prioritas sebagai mana peraturan daerah kabupaten Berau no 8 tahun 2018 tentang perlindungan ketenagakerjaan lokal,” pungkasnya. (SAHRUDDIN)












