Outlet Oleh-oleh Resmi Dibuka

Grand Opening Outlet Oleh-oleh Wifepreneur di lantai 2 Bandara Kalimarau, Berau.

Upaya BUMA Meningkatkan Penjualan dan Memperluas Pasar Produk UMKM Wifepreneur

DALAM rangka Meningkatkan Penjualan dan Memperluas Pasar Produk UMKM Wifepreneur, PT. Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) site Lati menggelar Grand Opening Outlet Oleh-oleh Wifepreneur di lantai 2 Bandara Kalimarau, Berau pada Rabu (12/6/2024).

Dalam grand opening outlet oleh-oleh tersebut, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Eva Yunita, Kepala Bandara Kalimarau, Bapak Ferdinan Nurdin diwakili oleh Mohammad Idham Zulfikar Amien selaku Kepala Seksi Pelayanan dan Kerjasama, serta Management BUMA Lati, Sunardi Gunawan Rajagukguk.

Management BUMA Lati, Sunardi Gunawan Rajagukguk menjelaskan, program Wifepreneur merupakan Pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BUMA yang terdiri dari istri karyawan BUMA, untuk dikembangkan dalam dunia usaha UMKM agar tidak hanya bergantung pada industri pertambangan.

Selain itu, program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan potensi SDA lokal kabupaten Berau menjadi peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar kampung lingkar tambang, maupun Istri karyawan lokal.

“Program ini telah berjalan sejak tahun 2021 hingga 2024 yang terdiri dari 14 anggota aktif dengan 37 varian produk UMKM,” ungkapnya.

Selain itu, program ini juga terdiri dari beberapa kegiatan, dimulai dari Pelatihan dan pendampingan dasar pembentukan masing-masing UMKM yang bekerja sama dengan Women Preneur Community (WPC), pendampingan dan monitoring masing-masing UMKM peserta Wifepreneur.

“Serta pengembangan branding produk, peningkatan penjualan melalui kegiatan Expo baik nasional, provinsi maupun kabupaten,” jelasnya.

Program pendampingan ini terwujud atas adanya kolaborasi antar sektor dengan beberapa pencapaian, diantaranya penjualan produk tahun 2023 mendapatkan omset sebesar Rp 150.000.000 meningkat 200% dari tahun sebelumnya.

“Saat ini pada tahun 2024 per Mei mencapai omset kurang lebih Rp. 50.000.000, bebernya.

Adapun tujuan dari program tersebut adalah untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar produk UMKM Wifepreneur, menciptakan peluang ekonomi kreatif yang dapat dijadikan sebagai produk oleh-oleh bagi wisatawan Kabupaten Berau.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said mengatakan, BUMA merupakan salah satu perusahaan inisiator di Kabupaten Berau untuk membangkitkan UMKM.

“Dengan inisiasi seperti Wifepreneur ini, kita sangat bangga ada perusahaan seperti BUMA yang mampu berkontribusi memberikan dan mengembangkan serta mendukung UMKM Berau,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Pelayanan dan Kerjasama Bandara Kalimarau, Mohammad Idham Zulfikar Amien, berharap, dengan adanya UMKM dari BUMA ini dapat meningkatkan kualitas produk lokal dan autentik suatu daerah atau keaslian budaya Kabupaten Berau.

“Semoga kedepannya UMKM Berau dan BUMA ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Berau,” pungkasnya. (RIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *