Kolaborasi Pemkab Berau, PT Berau Coal, YKAN dan Yayasan Lingkar Rakyat Nusantara
PROGRAM Pejuang Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan (SIGAP) Sejahtera adalah program kolaborasi dari Pemerintah Daerah bersama konsorsium di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal, Yayasan Lingkar Rakyat Nusantara, dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), yang mana berfokus pada pengembangan ekonomi masyarakat dan kemajuan kampung di Kabupaten Berau.
Kepala Dinas DPMK Berau, Tenteram Rahayu mengatakan, program SIGAP Sejahtera merupakan program kolaborasi dari Pemerintah daerah, khususnya DPMK dengan PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal dalam pengembangan ekonomi, seperti pengembangan produk unggulan daerah. Dirinya mencontohkan, seperti program pengembangan kakao yang mana PT Berau Coal juga berfokus untuk pengembangan kakao.
“Kita ini kan sekarang salah satu produk unggulan daerah itu Kakao. Sekarang kan Berau Coal juga fokus ke Kakao. Nah jadi sejalan sudah, contoh ada labanan Makarti itu juga ada pendampingan dari Berau Coal juga,” katanya.
Dikatakannya, salah satu contoh nyatanya yaitu BUMK Labanan Makarti sudah lebih maju sebagai tempat belajar. Ke depannya juga ada beberapa sentra perkebunan kakao yang nantinya dipadukan juga dengan program PT Berau Coal.
Selain itu, beberapa Bumdes yang hampir semua berada di lingkar tambang berjalan dengan cukup bagus. Karena, menurutnya ada kemitraan Bumdes dengan perusahaan tambang. Jadi, Program SIGAP ini selain mendukung program pemerintah juga selaras dengan pihak-pihak swasta seperti PT Berau Coal.
“Seperti misalnya mereka katering, atau suplai makanan dan air, ataupun soal sewa menyewa dan sebagainya. Dengan adanya itu kita sangat terbantu,” katanya.
Selama ini, bantuan yang diluncurkan oleh PT Berau Coal itu ada pendanaan, ada beberapa kegiatan-kegiatan yang langsung dilaksanakan oleh PT Berau Coal sendiri, seperti peningkatan kapasitas SDM pejuang sigap maupun masyarakat.
“Kita merasakan bahwa program SIGAP ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama terhadap pendampingan suatu kampung. Sehingga dari awal sigap sampai akhir ini, itu sekarang sudah ada 17 desa yang IDM nya Mandiri,” tuturnya.
Para pihak khususnya DPMK dan Berau Coal akan terus bersinergi dalam program pengembangan potensi ekonomi kampung melalui pengembangan produk unggulan kampung.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan BC kepada BUMK,” ucapnya.
Sejalan dengan itu, pihak Yayasan Lingkar Rakyat Nusantara, sekaligus Manager Program SIGAP Sejahtera, Hamzah Nasir mengatakan, Pejuang Sigap Sejahtera sudah berjalan hingga tahun keenam. Selama ini program tersebut sudah banyak membantu masyarakat, khususnya dalam pengembangan potensi kampung. Beberapa sektor yang saat ini menjadi fokus pendampingan Pejuang Sigap Sejahtera ada pengembangan ekonomi masyarakat, serta peningkatan taraf kesehatan.
“Utamanya adalah pengembangan produk unggulan kampung dan penurunan angka stunting,” ucap Hamzah.
Selama ini PT Berau Coal telah berkomitmen untuk mendukung Pejuang Sigap Sejahtera. Salah satu program kolaborasi yang telah berjalan bersama PT Berau Coal adalah pengembangan produk kakao dari hulu hingga hilir. PT Berau Coal telah memberikan 111 ribu bibit kakao kepada masyarakat, serta aktif mengembangkan produk hilirisasi kakao melalui program Rumah Kulanta di Kampung Labanan Makarti.
“Awalnya inisiasi Rumah Kulanta melibatkan Karang Taruna dan ibu-ibu PKK,” ucapnya.
PT Berau Coal juga aktif membantu dalam pengentasan angka stunting di Kabupaten Berau. Dukungan dari berbagai pihak tentunya diharapkan mampu membawa kebaikan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, ia berharap agar Pejuang Sigap Sejahtera yang telah banyak memberikan manfaat, terus mendapat dukungan dari berbagai stakeholder yang terlibat. Sehingga program kolaborasi ini dapat berjalan hingga tahun-tahun ke depan.
Terpisah, Manager Hubungan Pemerintahan YKAN untuk kabupaten Berau, Gunawan Wibisono mengatakan, ini menjadi hal menarik untuk mendorong kapasitas, khususnya ke pemerintahan kampung.
“Pemerintah tidak bekerja sendiri, dengan mencoba berkolaborasi dengan beberapa pihak yang dituangkan ke dalam satu kerangka program yaitu program Sigap Sejahtera,” ungkapnya.
Terkait BUMK, Kabupaten Berau telah berhasil melahirkan BUMK juara. Dalam 2 tahun ini, kabupaten Berau juga telah berhasil melahirkan kampung juara, yaitu kampung Sumber Agung dan Labanan Makarti.
“Ini adalah misi besar dari program Sigap Sejahtera. Saya berharap, program ini bisa berlanjut,” bebernya.
“Dari sisi YKAN sendiri, kita fokus pada pengembangan SDM pendamping. Pertama teman-teman yang bekerja di tingkat tapak, maupun koordinator di Sigap Sejahtera berkala kita lakukan pelatihan,” tuturnya.
Sementara itu, Corporate Communication Superintendent PT Berau Coal, Rudini menyampaikan bahwa dukungan PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Berau.
“Melalui Program SIGAP Sejahtera, telah banyak hasil yang dicapai oleh Pemkab baik dari peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) yang menunjukkan status kemajuan kampung, maupun prestasi-prestasi kampung di tingkat nasional” ujarnya.
PT Berau Coal pun terus berupaya menyelaraskan dan berkolaborasi dengan program-program SIGAP Sejahtera, sehingga dapat optimal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Melalui pejuang-pejuang SIGAP Sejahtera yang ada di masing-masing kampung, harapannya dapat menjadi inisiator dan penggerak dalam kemajuan kampung di Kabupaten Berau. Untuk itu, kami bersama pihak-pihak lainnya terus mendukung program kolaborasi yang baik ini” tutupnya. (ADVERTORIAL)












