Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau menerima 4.061 kotak suara dan 533.558 surat suara pada Selasa (2/1/2024).
Dari 533.558 surat suara tersebut, terbagi enam macam surat suara. Yang mana 196.063 surat suara DPR RI, 196.063 surat suara DPRD Provinsi Kaltim, dan 200.432 surat suara DPRD Kabupaten Berau.
Penyaluran tersebut, merupakan penyaluran logistik Pemilu 2024 tahap kedua dan langsung disimpan di Gedung Graha Pemuda Tanjung Redeb.
Divisi Teknis Penyelenggara KPU Berau, Debi Asmara menjelaskan, penyaluran logistik berupa surat suara DPR RI, DPR provinsi dan DPRD kabupaten/kota.
Dikatakannya, terkait jumlah logistik, baik surat suara dan kotak suara menyesuaikan dengan daftar pemilih tetap (DPT) di Berau.
“Itu di luar dari surat suara untuk PSU (pemungutan suara ulang). Untuk surat suara ada seribu dari setiap jenisnya, baik kabupaten atau presiden,” kata Debi Asmara.
Lanjut Debi, setelah pendistribusian logistik pemilu selesai, proses pelipatan suara akan dimulai pada Rabu, 3 Januari 2024, di Gedung Graha Pemuda.
“Ada 100 petugas pelipatan surat suara yang merupakan masyarakat umum siap bertugas mengerjakan pelipatan suara tersebut, dan memiliki kriteria khusus. Seperti tidak terafliasi oleh partai politik (Parpol) dan bersikap netral,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, selama proses pelipatan surat suara, pihaknya telah menurunkan tiga tim, yang terdiri dari enam orang pengawas oleh KPU, yang terbagi dalam tiga sif dari pagi sampai pukul 15.00 Wita. Lalu, lanjut pukul 23.00 Wita hingga pagi hari. Juga dilengkapi dengan pengawasan CCTV.
Sementara, Kapolres Berau, AKBP Steyven Jonly Manopo mengatakan, pihaknya memastikan bahwa proses distribusi logistik berjalan lancar dan sesuai dengan protokol keamanan yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Berau berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 20204 di Berau. “Kita ingin memastikan bahwa semua logistik pemilu sampai tepat waktu di setiap TPS,” ujarnya.
la juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, KPU, dan instansi terkait lainnya, dalam menjaga integritas dan keamanan proses demokrasi.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan pemilu berjalan lancar dan masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan nyaman,” ujarnya.
Kapolres menuturkan, untuk pendistribusian logistik ke TPS terjauh, akan dilaksanakan 3 hari sebelum hari pencoblosan. Sementara, untuk TPS terdekat akan dilaksanakan sehari sebelum pencoblosan.
“Kita siagakan personel, baik yang berjaga di sini ataupun yang mengawal logistik dari keberangkatannya menuju Berau. Saat di Berau hingga nanti ketika logistik didistribusikan ke TPS, kita lakukan pengawalan terus. Kita pastikan pemilu kali ini berjalan aman, damai, dan kondusif,” ujarnya. (rizal)












