SEKTOR pariwisata di Berau mencatatkan pencapaian gemilang sepanjang momentum libur Lebaran 2026. Berdasarkan rekapitulasi data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, total kunjungan pelancong tembus 90.242 orang.
Data tersebut terhitung sejak 20 hingga 29 Maret 2026, yang memadati 26 destinasi unggulan di Bumi Batiwakkal. Lonjakan ini didominasi oleh pergerakan Wisatawan Nusantara (Wisnus) sebanyak 90.029 orang. Sementara sisanya merupakan Wisatawan Mancanegara (Wisman) berjumlah 213 orang. Menariknya, pusat kuliner di jantung kota justru menjadi magnet utama, mengungguli beberapa destinasi bahari yang selama ini menjadi ikon pariwisata Berau.
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir mengungkapkan, capaian tahun ini merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Antusiasme masyarakat yang membludak bahkan sempat membuat sektor akomodasi di sejumlah titik kewalahan.
“Lonjakan kali ini sangat besar. Di wilayah pesisir seperti Bidukbiduk, banyak pengunjung yang sampai tidak kebagian penginapan karena seluruh kamar penuh,” ujarnya, Jum’at 3 April 2026.
“Ini menunjukkan tren positif bahwa Berau semakin diminati sebagai tujuan utama libur panjang,” sambungnya.
Berdasarkan data sebaran kunjungan, Wisata Kuliner Tepian Pulau Derawan di Tanjung Redeb menempati urutan pertama dengan 11.405 kunjungan. Posisi berikutnya disusul oleh objek wisata alam Labuan Cermin di Bidukbiduk dengan 9.594 wisatawan, serta Wisata Kuliner Tepian Ahmad Yani yang menyedot 9.543 orang. Destinasi lain yang juga menjadi primadona adalah Danau Tulung Ni Lenggo dengan total 8.813 kunjungan (termasuk 2 Wisman).
Sementara itu, arus masuk ke Pulau Derawan melalui Dermaga Sidayang mencatat 7.864 orang, disusul Air Asin Panas Pemapak dengan total 7.863 pengunjung yang di dalamnya terdapat 4 wisatawan asing.
Samsiah menilai meningkatnya angka kunjungan ini merupakan dampak nyata dari semakin luasnya konektivitas menuju Bumi Batiwakkal. Perbaikan infrastruktur jalan membuat pergerakan wisatawan jauh lebih dinamis, di mana pelancong kini dapat menjangkau beberapa objek wisata sekaligus dalam satu rangkaian perjalanan tanpa terkendala akses.
“Kemudahan akses ini memicu minat orang luar daerah untuk memilih Berau sebagai tujuan liburan. Infrastruktur yang memadai memang menjadi urat nadi pariwisata kita,” pungkasnya. (MAULIDIA AZWINI)












