Jumlah tenaga pendidik di Kabupaten Bulungan berpotensi berkurang dalam beberapa tahun ke depan, seiring bertambahnya guru yang memasuki masa pensiun. Sementara, penambahan guru baru belum ada.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, Yuni Agus Prasetyo, mengatakan setiap tahun terdapat guru yang memasuki masa pensiun sehingga jumlahnya secara bertahap berkurang.
“Kalau tidak ada penambahan, jumlahnya tentu akan terus berkurang,” ujar Yuni, Rabu (1/4/2026).
Saat ini, total tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Bulungan tercatat 2.368 orang.
Dari jumlah tersebut, komposisi tenaga pengajar tidak hanya berasal dari aparatur sipil negara, tetapi juga guru berstatus PPPK dan honorer yang masih membantu proses pembelajaran di sekolah.
Yuni menjelaskan, keberadaan guru honorer masih diperlukan untuk menutup kekurangan tenaga pengajar, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.
“Di sekolah negeri masih ada honorer, karena ada yang belum lulus seleksi PPPK. Selama itu, mereka tetap membantu kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.
Sedangkan sebaran tenaga pendidik terbesar berada di Kecamatan Tanjung Selor, dengan total 803 orang, Tanjung Palas sebanyak 302 orang, dan Tanjung Palas Tengah 273 orang.
Sementara itu, kecamatan dengan jumlah tenaga pendidik lebih sedikit antara lain Peso Hilir 74 orang dan Sekatak sebanyak 174 orang, sehingga lebih rentan mengalami kekurangan guru ketika terjadi pensiun dalam jumlah besar.
“Ketersediaan guru di tiap kecamatan tidak sama. Kalau ada yang pensiun di wilayah dengan jumlah guru terbatas, dampaknya akan lebih terasa,” pungkasnya. (Muhammad Efendi)












