KEGIATAN belajar di sekolah selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Berau akan dimulai lebih siang dan berdurasi lebih singkat. Penyesuaian ini dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Berau untuk menyesuaikan ritme pembelajaran dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan pengaturan tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran bersama tiga kementerian tentang pelaksanaan pembelajaran selama Ramadan.
“Kami sampaikan kepada seluruh satuan pendidikan agar melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dalam ketentuan tersebut, durasi pembelajaran akan dipersingkat. Untuk PAUD/TK, kegiatan berlangsung 120 menit per hari. Sementara SD berdurasi 30 menit per jam pelajaran dan SMP 35 menit per jam pelajaran, dengan jam masuk mulai pukul 08.00 WITA hingga menyesuaikan jadwal pulang sekolah.
Sebelum pembelajaran tatap muka dimulai, siswa lebih dulu menjalani belajar mandiri pada 18–21 Februari 2026. Kegiatan dilakukan di rumah, tempat ibadah, maupun lingkungan masyarakat sesuai penugasan sekolah. Ia menegaskan tugas yang diberikan tidak boleh memberatkan siswa.
“Kami mengingatkan agar pembelajaran mandiri tidak dipenuhi pekerjaan rumah berlebihan,” ujarnya
Setelah itu, kegiatan belajar efektif di sekolah akan kembali berlangsung pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Selama Ramadan, sekolah diarahkan mengisi aktivitas dengan kegiatan pembinaan karakter, seperti peningkatan keimanan, akhlak, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
“Siswa muslim dianjurkan mengikuti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, dan kajian keagamaan, sedangkan siswa non muslim mengikuti bimbingan rohani sesuai agama masing-masing,” pungkasnya. (MAULIDIA AZWINI)












