Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala punya mimpi besar. Ia ingin di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada di Kabupaten Nunukan maupun Malinau, punya pendidikan yang maju.
“Wilayah perbatasan adalah wajah dan martabat bangsa. Dari sinilah karakter, persatuan, toleransi, dan cinta tanah air harus ditanamkan kepada generasi muda,” kata Ingkong di sela-sela kunjungannya ke SMAN 1 Sei Menggaris, dikutip dari laman Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kaltara, Rabu (21/1/2026).
Karena itu, Ingkong menegaskan keinginan Pemprov Kaltara mewujudkan sekolah unggulan di wilayah perbatasan, sebagai fondasi kemajuan bagi generasi muda di tapal batas negara.
Diakuinya di wilayah perbatasan masih terdapat keterbatasan fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari kebutuhan ruang kelas tambahan, perpustakaan, laboratorium, hingga sarana pendukung digitalisasi pembelajaran.
“Pemprov Kaltara akan terus berupaya melakukan peningkatan secara bertahap, sesuai kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Ingkong juga mengatakan, apa yang menjadi aspirasi dalam kunjungannya, akan disampaikan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Termasuk digitalisasi pendidikan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana.
Dalam kesempatan itu, Ingkong juga mengingatkan generasi muda di wilayah perbatasan, untuk menjauhi narkoba. Karena wilayah perbatasan rawan menjadi pintu masuk penyelundupan narkoba. (fen)












