PENATAAN Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb menjadi perhatian pemerintah daerah setelah ditemukan sejumlah tiang lampu terpasang berdekatan di satu titik, tepat di depan Kantor Kejaksaan Negeri Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menilai kondisi tersebut mencerminkan belum optimalnya sinkronisasi perencanaan antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta berpotensi menimbulkan anggapan pemborosan anggaran sekaligus mengganggu estetika kawasan perkotaan. Ia pun meminta instansi teknis terkait melakukan evaluasi agar perencanaan infrastruktur dapat lebih terkoordinasi.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Noorhasani, menjelaskan bahwa setiap PJU yang dipasang pihaknya telah melalui proses perencanaan dan perhitungan teknis.
Namun, di lapangan terdapat pula lampu jalan yang dipasang oleh instansi lain, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), khususnya saat pelaksanaan peningkatan maupun perbaikan ruas jalan.
“PJU itu kalau yang kami pasang, tentunya ada perencanaan dan ada perhitungan,” ujar Noorhasani, Kamis (15/1/2026).
Kurangnya sinkronisasi perencanaan antar lembaga sering kali baru terlihat saat pekerjaan telah terealisasi di lapangan. Akibatnya, terdapat PJU yang berdiri berdekatan dan dinilai tidak tepat penempatannya.
“Terkadang antara PUPR dengan yang sudah kami rencanakan itu kurang sinkron, “ katanya.
Menurut Noorhasani, kondisi serupa sebelumnya juga pernah terjadi di Jalan Murjani. Di ruas tersebut, terdapat berbagai jenis PJU dengan pengelola berbeda, mulai dari PJU bantuan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Berau Coal, PJU milik Dishub dengan sistem listrik langsung (PJU AC), PJU tenaga surya (PJU TS), hingga jenis PJU yang dipasang oleh PUPR.
Terkait PJU di Jalan Diponegoro, Noorhasani memastikan akan melakukan evaluasi lanjutan. Dirinya memastikan bahwa setelah aset PJU dari PUPR diserahkan dan memasuki masa pemeliharaan oleh Dishub, pihaknya akan melakukan peninjauan ulang terhadap penempatan lampu-lampu tersebut. (MAULIDIA AZWINI)












