PENATAAN fasilitas pendukung di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Cendana, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau belum sepenuhnya bisa dinikmati masyarakat meski proyek tersebut telah dinyatakan rampung secara administratif.
Proyek revitalisasi yang dibiayai melalui APBD Berau dengan nilai mencapai Rp4,3 miliar itu sejatinya diproyeksikan menjadi wajah baru ruang publik yang berada di kawasan sekitar rumah jabatan Bupati Berau. Namun, kondisi dilapangan menunjukkan masih ada sejumlah bagian yang belum berfungsi maksimal.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas turut menaruh perhatian terhadap kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan ruang publik dengan anggaran besar harus benar-benar menghasilkan fasilitas yang nyaman dan aman bagi masyarakat, bukan hanya memenuhi target penyelesaian pekerjaan di atas kertas.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Fendra Firnawan menjelaskan, proyek tersebut saat ini telah rampung secara administratif dan kini memasuki masa pemeliharaan oleh pihak penyedia jasa.
“Secara administrasi itu sudah selesai 100 persen. Tapi dari hasil evaluasi, masih ada beberapa bagian yang perlu dilakukan perbaikan sehingga harus kita bongkar dan kerjakan ulang,” kata Fendra, Selasa (13/1/2026).
Perbaikan tersebut bersifat terbatas dan hanya dilakukan pada titik-titik tertentu dengan luasan sekitar 3 x 3 meter. Seluruh perbaikan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat tanpa memerlukan tambahan anggaran.
Revitalisasi di Taman Cendana bukanlah proyek yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari rencana penataan kawasan Jalan Cendana secara bertahap. Pemerintah daerah telah menyiapkan konsep pengembangan jangka panjang yang mengarah pada kawasan terbuka terpadu menyerupai alun-alun kota.
“Masterplan penataan kawasan sudah ada. Untuk pengembangan selanjutnya tentu kita lakukan secara bertahap,” ujarnya. (MAULIDIA AZWINI)












