Dinkes Pastikan Tak Ada Super Flu

Kepala Dinkes Kaltara, Usman

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara), Usman memastikan tidak ada penyakit baru yang dikenal sebagai super flu.

Menurutnya, istilah tersebut lebih merujuk pada tingkat penyebaran yang lebih cepat dan keparahan gejalanya, bukan nama penyakit baru.

“Secara umum, gejala yang ditimbulkan masih menyerupai flu, namun pada sebagian kasus dapat berkembang lebih serius seperti demam tinggi hingga gangguan pernapasan,” ujar Usman, Senin (5/1/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi tersebut berbeda dengan COVID-19, meskipun pola penularannya memiliki kemiripan, karena sama-sama menyebar melalui saluran pernapasan.

“Jenis penularannya hampir sama, terutama kalau berkerumun, tapi ini bukan COVID,” tegasnya.

Usman memastikan bahwa tingkat fatalitas penyakit tersebut tergolong rendah dan tidak memerlukan penanganan khusus seperti isolasi ketat sebagaimana pada kasus COVID-19.

Menurutnya, kasus flu dengan gejala berat bisa saja terjadi di masyarakat, namun tidak semua penderita datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pengobatan.

“Sebagian mungkin enggan ke fasilitas kesehatan, karena takut dianggap COVID dan harus diisolasi,” katanya.

Kendati demikian, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca hujan yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh dan memudahkan penularan virus.

“Kalau stamina menurun dan ada paparan virus, kita bisa mudah tertular. Jadi tetap jaga kesehatan dan gunakan masker jika sedang flu atau demam,” pungkasnya. (Muhammad Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *