Penumpang Nataru Naik 32 Persen

Bandara Kalimarau Kabupaten Berau. (Azwini/Disway Kaltim)

AKTIVITAS angkutan udara di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, menunjukkan tren peningkatan signifikan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan data pengelola bandara, total penumpang yang dilayani mencapai 30.168 orang, atau naik sekitar 32 persen dibandingkan periode di tahun sebelumnya.

Kepala Kantor BLU UPBU Kelas II Kalimarau, Patah Atabri menjelaskan, pendataan penumpang dilakukan sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Selama rentang waktu tersebut, jumlah penumpang kedatangan tercatat sebanyak 13.966 orang, sedangkan keberangkatan mencapai 16.202 orang.

“Puncak kedatangan penumpang terjadi pada 4 Januari 2026. Jika diakumulasikan, total penumpang selama periode Nataru ini mencapai 30.168 orang,” ujar Patah, Senin (5/1/2025).

Patah menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Namun, lonjakan penumpang itu tidak diikuti oleh peningkatan jumlah pergerakan pesawat yang mengalami penurunan sekitar 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan penumpang naik sekitar 32 persen, sementara pergerakan pesawat justru menurun sekitar 18 persen,” kata Patah.

Penurunan pergerakan pesawat dipengaruhi akibat adanya perubahan jenis armada yang digunakan maskapai. Sejumlah maskapai kini beralih menggunakan pesawat jet menggantikan pesawat baling-baling.

Selama periode Nataru, pergerakan penumpang di Bandara Kalimarau didominasi oleh penerbangan dari dan menuju Surabaya, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Selain itu, rute Balikpapan juga menjadi salah satu jalur dengan tingkat permintaan tinggi.

Di tengah lonjakan jumlah penumpang tersebut, Patah memastikan bahwa seluruh operasional penerbangan di Bandara Kalimarau berjalan lancar. Ia juga mengaku selama periode tersebut, tidak terdapat penambahan penerbangan ekstra maupun pembatalan penerbangan

“Tidak ada kendala operasional. Alhamdulillah seluruh penerbangan berjalan aman, lancar, dan terkendali,” pungkasnya. (MAULIDIA AZWINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *