Baznas Berau Dorong Kemandirian Mustahik

Beri Bantuan ZCD Z-Motor dan Rumah Layak Huni

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas saat menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat (AZWINI/DISWAY KALTIM)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Melalui program bantuan Zakat Community Development (ZCD), Baznas Berau menyerahkan bantuan Z-Motor (motor gerobak UMKM) serta Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada para mustahik.

Penyerahan bantuan itu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, jajaran Baznas, BPJS Ketenagakerjaan, PT Berau Coal, Bankaltimtara, serta para penerima manfaat dari berbagai kecamatan.

Ketua Baznas Kabupaten Berau, Busransyah menyampaikan, sepanjang Januari hingga November 2025, Baznas Berau telah menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp6,3 miliar.

“Dari jumlah tersebut, dana yang telah kami salurkan mencapai Rp4,63 miliar, sementara sisanya masih tersedia di kas untuk program lanjutan,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Baznas Berau menyalurkan 18 unit motor beserta gerobak UMKM. Pengadaan kendaraan bermotor berasal dari Baznas Provinsi Kalimantan Timur, sementara gerobak usaha berbahan stainless disiapkan oleh Baznas Kabupaten Berau dengan total anggaran Rp 30 Juta per orang.

“Semoga dengan bantuan diberikan ini dapat menambah semangat para mustahik untuk menjalankan usaha, sehingga dengan demikian bisa lebih mensejahterakan keluarganya,” katanya.

Busransyah berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penerima untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga. Ia juga mengingatkan agar sarana usaha yang diberikan dirawat dengan baik.

“Dengan merawat dan memanfaatkan motor ini sebaik-baiknya, bukan hanya manfaat ekonomi yang dirasakan, tetapi pahala bagi para pemberi zakat, infak, dan sedekah pun akan terus mengalir,” jelasnya.

Selain bantuan kepada UMKM, Baznas Berau juga telah merealisasikan program Rumah Layak Huni Baznas bagi enam keluarga, masing-masing tiga unit di Kecamatan Gunung Tabur dan tiga unit di Tanjung Redeb. Program ini bertujuan memberikan hunian yang aman, nyaman, dan layak bagi keluarga kurang mampu.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, mengapresiasi peran aktif Baznas Berau yang terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung pengembangan ekonomi dan perlindungan sosial di tengah dinamika anggaran daerah.

“Pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM, tetap menjadi perhatian kami. Alhamdulillah, Baznas hadir dan berkontribusi nyata membantu para mustahik agar bisa lebih mandiri,” kata Sri Juniarsih.

Ia menilai, bantuan motor gerobak sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha kecil, terlebih Berau merupakan daerah dengan potensi pariwisata yang besar. UMKM dinilai menjadi penopang utama ekonomi lokal dan layanan bagi wisatawan.

“Fasilitas yang diberikan ini sangat bagus, motor dan gerobaknya kuat serta mudah dirawat. Harapannya, UMKM bisa berkembang, bertahan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Sri Juniarsih juga mendorong agar ke depan kolaborasi antara Pemkab Berau dan Baznas dapat diperluas, termasuk menjangkau wilayah kepulauan seperti Maratua dan Derawan, guna mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

“Dengan tingginya kunjungan wisata, Baznas bisa ikut berperan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga UMKM mampu menangkap peluang, khususnya dalam penyediaan oleh-oleh khas Berau.” katanya.

Salah satu penerima manfaat, Fajar Setiawan, pedagang siomay asal Tanjung Batu, mengaku bantuan tersebut menjadi titik balik dalam kehidupannya. Dirinya mengaku sebelumnya sempat berhenti berusaha selama lebih dari tiga tahun akibat sakit tumor dan menjalani pengobatan.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Dari kondisi sakit dan tidak bisa berjualan, sekarang saya bisa bangkit lagi dan memulai usaha,” ungkap Fajar.

Ia berharap usahanya dapat berkembang sehingga suatu hari nanti dapat menjadi pihak yang ikut berbagi dan berzakat.

“Baznas sudah sangat membantu kami. Mudah-mudahan ke depan kami juga bisa memberi manfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), Junaidi, warga Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Teluk Bayur, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan rumah lamanya rusak parah akibat banjir, sehingga tidak lagi layak ditempati.

“Sebelumnya rumah kami sering kebanjiran. Lantainya sudah lapuk dan gelagarnya patah semua karena terendam air,” ujarnya.

Junaidi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang urut menyebut, kondisi tersebut membuat keluarganya merasa tidak aman, terutama saat musim hujan. Dengan adanya bantuan RLHB, rumahnya kini lebih layak dan aman dari banjir. Ia berharap program Rumah Layak Huni Baznas dapat terus berlanjut dan menjangkau warga kurang mampu lainnya yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

“Alhamdulillah sekarang rumah kami lebih bagus dan aman. Kami bisa hidup lebih tenang bersama keluarga,” pungkasnya. (ADV/MAULIDIA AZWINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *