Baru 1 SPPG yang Berjalan

Dapur SPPG pertama di Jalan Karang Mulyo, Kelurahan Karang Ambun. (Azwini/Disway Kaltim)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Berau mulai melaksanakan program pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai tindak lanjut kebijakan nasional makanan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Sedikitnya dibutuhkan 20 unit SPPG untuk menjangkau seluruh wilayah.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said mengatakan, realisasi pembangunan dilakukan secara bertahap karena program ini terbilang baru dan membutuhkan persiapan lebih matang.

Ia menyebut, di kawasan perkotaan khususnya Tanjung Redeb diproyeksikan ada 3 unit SPPG, sementara survei lahan untuk pembangunan SPPG lainnya sudah dilakukan di Kecamatan Sambaliung, Tanjung Redeb dan Teluk Bayur.

“Yang sudah berjalan baru satu di Karang Ambun. Untuk Tanjung Redeb kita targetkan ada tiga. Selain itu, lahan juga sudah kita survei di Sambaliung dan Teluk Bayur,” katanya.

Menurutnya, keterbatasan bukan hanya terkait lokasi, tetapi juga pemahaman teknis pelaksanaan program di tingkat perangkat daerah. Karena itu, Pemkab Berau membentuk satuan tugas khusus, dengan Dinas Pangan sebagai koordinator utama pelaksanaan program tersebut.

“Ini masih bertahap. Bahkan di internal pun masih ada yang perlu memahami konteksnya. Karena itu teknisnya diarahkan ke Dinas Pangan sebagai leading sector,” ujarnya.

Terkait target penyelesaian, Said menegaskan seluruh unit SPPG tidak mungkin bisa dirampungkan pada tahun ini. Pemerintah daerah saat ini masih fokus pada evaluasi hasil uji coba pada SPPG pertama sebelum melangkah ke pembangunan berikutnya.

“Kalau ditanya kapan bisa selesai 20 SPPG itu, jawabannya tidak mungkin tahun ini. Paling cepat baru bisa dilakukan bertahap di tahun 2026,” katanya.

Dengan kondisi itu, penyelesaian 20 unit SPPG di Kabupaten Berau dipastikan tidak akan selesai dalam waktu dekat. Uji coba yang sedang berjalan akan menjadi acuan pemerintah sebelum menambah unit baru di kecamatan lain. (MAULIDIA AZWINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *