BUPATI Berau, Sri Juniarsih Mas menargetkan rumah sakit baru atau RSUD Tanjung Redeb, sudah bisa beroperasi pada tahun depan.
Menurutnya, berbagai hambatan teknis dan administratif harus segera diselesaikan agar rumah sakit tersebut dapat memenuhi standar pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan BPJS.
“Saya tidak ingin ada lagi kendala-kendala yang menghambat. Tahun depan rumah sakit ini harus sudah operasional dan siap melayani masyarakat,” tegas Bupati Sri Juniarsih Mas, Minggu (13/7/2025).
Untuk itu, bupati meminta seluruh OPD terkait untuk mempercepat proses penyelesaian infrastruktur maupun kelengkapan fasilitas medis.
“Selesaikan dengan cepat proses insfrastrukturnya dan kelengkapan medisnya,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau, Lamlay Sarie mengungkapkan, proses pengurusan izin operasional masih berjalan di OPD terkait. Diperkirakan, masa peralihan untuk memperoleh izin ini dapat memakan waktu hingga satu tahun.
“Saat ini semuanya masih dalam proses izin operasional ke OPD. Kurang lebih antara beberapa bulan sampai maksimal satu tahun untuk proses peralihannya,” kata Lamlay.
Lamlay mengatakan, sebagai strategi awal operasional rumah sakit, Dinkes berencana membuka layanan poliklinik dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang dinilai menjadi kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat.
“Kami berencana untuk tahap awal mempererat manajemen, SDM kesehatan, logistik, hingga alat kesehatan akan dilengkapi secara bertahap,” ujarnya.
Dinkes sebagai OPD teknis akan terus mengawal seluruh tahapan dan proses yang diperlukan, termasuk pemenuhan fasilitas dan kelengkapan rumah sakit tersebut.
Lamlay berharap dengan adanya Dua RSUD Daerah di Kabupaten Berau, dapat melengkapi layanan kesehatan yang sudah ada. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan layanan medis yang memadai.
“Dengan adanya dua rumah sakit di Kabupaten Berau, kami berharap pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat bisa lebih maksimal. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar Berau untuk berobat,” pungkasnya. (ADV/RIZAL)












