3 Nelayan Dilaporkan Hilang Kontak Sejak Pertengahan Februari Akhirnya Ditemukan Selamat

Tiga nelayan asal Tanjung Redeb yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut akhirnya ditemukan selamat. (IST/BPBD Berau)

Tiga nelayan asal Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan luar Pulau Derawan akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Ketiga nelayan tersebut yakni Rapiuddin (32), Sukri (30), dan Safruddin Kasim (39). Mereka diketahui merupakan warga Jalan Pangeran Diguna, Tanjung Redeb.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan ketiga nelayan tersebut telah kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan selamat.

“Informasi yang kami terima, ketiganya sudah kembali ke rumah hari ini dalam kondisi selamat dan sehat,” kata Nofian, Senin (9/3/2026).

Nofian menjelaskan, hilangnya kontak ketiga nelayan tersebut disebabkan oleh kerusakan mesin kapal saat mereka dalam perjalanan menuju rumpon. Akibatnya, kapal yang mereka tumpangi sempat terombang-ambing di tengah laut selama beberapa hari.

“Awalnya kapal yang mereka gunakan itu mengalami kerusakan di bagian mesinnya, jadi selama itu mereka sempat terapung di laut sekitar tiga hari,” ujarnya.

Beberapa hari kemudian, sebuah kapal nelayan dari Tanjung Batu yang melintas di lokasi melihat kondisi kapal tersebut dan memberikan pertolongan. Kapal nelayan itu kemudian menarik kapal yang ditumpangi ketiga nelayan menuju wilayah Tanjung Batu untuk dilakukan perbaikan.

Setelah mesin kapal berhasil diperbaiki, para nelayan tersebut sempat kembali melanjutkan perjalanan menuju bagan. Namun ditengah perjalanan, kapal kembali mengalami kerusakan mesin.

Dalam kondisi tersebut, komunikasi terakhir sempat dilakukan dengan keluarga serta pemilik kapal. Namun setelah itu ponsel yang mereka gunakan mengalami kerusakan sehingga tidak lagi dapat digunakan untuk menghubungi pihak luar.

Akibatnya, keluarga tidak lagi mendapatkan kabar dari ketiga nelayan tersebut hingga akhirnya melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Nofian menambahkan, keberadaan kapal akhirnya diketahui setelah pihak Polsek Tanjung Batu menerima informasi bahwa kapal nelayan tersebut sempat bersandar di wilayah perairan Tanjung Batu. Informasi itu kemudian disampaikan kepada pemilik kapal serta keluarga nelayan. (MAULIDIA AZWINI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *